Connect With Us

Siswa SD Ini Meronta Takut Disuntik di Tangerang, Akhirnya Batal Divaksin Covid-19

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 18 Februari 2022 | 17:50

Siswa SD di Kota Tangerang terus menerus menangis di pangkuan ibunya saat hendak divaksin Covid-19 di Balaikota Tangerang, Jumat 18 Februari 2022, siang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Siswa SD di Kota Tangerang terus menerus menangis di pangkuan ibunya saat hendak divaksin Covid-19 di Balaikota Tangerang, Jumat 18 Februari 2022, siang.

Sejumlah anggota Polwan dari Polres Metro Tangerang Kota berusaha menenangkan sang anak yang takut jarum suntik. Namun justru malah meronta hingga akhirnya batal divaksin dan memilih vaksinasi di sekolah.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran didampingi Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah yang meninjau pelaksanaan vaksinasi serentak nasional ini menghibur dan memberikan semangat kepada anak-anak untuk berani divaksin.

Tak hanya itu, mereka juga memberikan bingkisan kepada anak yang sudah berani divaksin.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan sasaran prioritas vaksin adalah lansia dan kategori rentan.

“Karena 60 persen kasus kematian varian omicron adalah dua kategori tersebut, dengan disertai penyakit penyerta atau komorbit serta belum vaksin,” katanya.

Adapun program vaksinasi serentak nasional di pusatkan di Balaikota Tangerang, dengan target sasaran anak-anak, lansia dan kaum rentan, baik dosis satu dua maupun tiga dengan kuota 1.300 dosis.

Kapolda meminta masyarakat disiplin menggunakan aplikasi PeduliLindungi setiap mendatangi tempat manapun, karena sangat dibutuhkan pemerintah untuk penanganan cepat, yakni lakukan tracing maupun testing, jika ditemukan kasus.

Program vaksinasi serentak nasional ini merupakan akselerasi percepatan capaian vaksinasi Covid-19 di seluruh indonesia.

“Untuk itu masyarakat diharapkan untuk mendapatkan vaksin sesuai jadwal yang ditentukan, karena pemerintah daerah telah sediakan gerai vaksin,”katanya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

BANTEN
Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill