Connect With Us

Kapolda Soroti Tawuran dan Begal, Ini Upaya Polres Metro Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 9 Maret 2022 | 10:25

Bukti senjata yang di amankan kepolisian. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Aksi tawuran dan begal yang kerap terjadi di wilayah Tangerang menjadi perhatian Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Polres Metro Tangerang Kota pun melakukan sejumlah upaya untuk mengatasi aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat tersebut.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin mengakui jika wilayahnya termasuk satu dari beberapa daerah yang cukup rentan tawuran. 

"Ini tentu jadi atensi kita bersama. Kita pun terus berkoodinasi dengan pemerintah daerah, untuk menganalisa serta mengevaluasi," jelas Komarudin, Rabu 9 Maret 2022.

Saat ini, pihaknya telah melakukan tahapan tindakan berupa preemtif dan preventif dalam mengatasi aksi tawuran maupun begal.

"Jika tahapan dari keduanya tidak digubris, dilakukan penegakan hukum," katanya 

Dalam langkah preentif, pihaknya melakukan upaya sosialisasi dan imbauan. Sedangkan upaya preventif dilakukan dengan mengerahkan kekuatan, tidak kurang dari satu kompi yang diterjunkan setiap malam. 

"Satu kompi itu kita bagi menjadi dua tim, siang dan malam. Ini kita lakukan untuk membatasi ruang gerak, dari para perilaku-perilaku yang seperti tawuran dan begal," jelasnya. 

Menurut Komarudin, modus para pelaku tawuran yang dilakukan selama ini, dengan cara melakukan undangan, ajakan, tantangan melalui media sosial antara kelompok satu dengan kelompok lainnya. 

"Ini yang sulit kita bendung. Namun tentunya dengan penggelaran kekuatan, diharapkan mereka bisa mengurungkan niat. Karena petugas yang kita sebar di lapangan," tuturnya.

Polisi pun telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk mencegah kembalinya tindakan tawuran itu.

Komarudin mengimbau, orang tua dapat mengawasi gerak-gerik anak agar tidak terjerumus dalam tindak kriminal seperti tawuran.

"Karena memang ada kecenderungan para pelaku ini masih di bawah umur, usia-usia sekolah. Kami mohon maaf sekali kepada para orang tua, jika tidak diawasi, kami akan proses sesuai dengan hukum. Sekali lagi hukum akan kita tegakan," ucap Komarudin. 

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebut, Kota Tangerang, Depok dan Bekasi termasuk wilayah yang rawan akan tawuran dan begal. Kapolda pun menginstruksikan jajarannya untuk memetakan lokasi rawan tawuran dan begal untuk mengatasinya.

KAB. TANGERANG
Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan

Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan

Senin, 20 Juli 2026 | 21:12

Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill