Connect With Us

Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Cisadane Cari 2 Bocah Tenggelam

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 13 Maret 2022 | 19:54

Dua bocah pria tenggelam di Sungai Cisadane dekat Jembatan Kaca, Kota Tangerang, Minggu 13 Maret 2022 siang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Tim SAR gabungan mulai melakukan penyisiran area Sungai Cisadane dekat Jembatan Kaca, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, mencari dua bocah laki-laki yang tenggelam, Minggu 13 Maret 2022.

"Setelah menerima informasi tersebut kami turunkan personel rescue lengkap dengan peralatan SAR air menuju lokasi kejadian," ujar Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC).

Kedua korban yang tenggelam diketahui bernama Rizky Fadillah, 12, dan Ade Hazullabidin, 13. Mereka tenggelam ketika sedang berenang bersama tiga temannya di aliran Sungai Cisadane sekitar pukul 15.00 WIB.

Hendra menegaskan rencana upaya pencarian pada malam ini akan membagi area pencarian menjadi tiga.

Baca Juga : 

Tim pertama melakukan pencarian dengan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Cisadane menggunakan rubber boat hingga radius 2 Km dari lokasi kejadian.

Tim kedua melakukan pencarian dengan penyisiran secara visual melalui jalur darat di bantaran Kali Cisadane hingga radius 1 Km dari lokasi kejadian.

"Tim ketiga akan melakukan pencarian dengan penyisiran di bawah permukaan air menggunakan Aqua Eye dan Underwater Searching Device (alat dengan teknologi pendeteksi objek bawah air) hingga 10 meter dari lokasi kejadian," jelas Hendra.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill