PJU Mati, Jalan Pemda Tigaraksa Tangerang Rawan Begal dan Kecelakaan
Sabtu, 5 September 2026 | 20:53
Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, berubah menjadi jalur yang mencekam pada malam hari akibat minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU).
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria paruh baya yang belum diketahui identitasnya melompat ke Sungai Cisadane dari Jembatan Jalan Merdeka belakang Masjid Agung Al-Ittihad, Senin 14 Maret 2022.
Saksi awalnya melihat pria tersebut di permukaan sungai dan mengira sedang mencari kerang sekitar pukul 16.00 WIB.
"Saya lihat mukanya sudah pucat kayak sudah banyak minum air. Saya mau rekam takutnya orang lagi ngambil kijing (kerang)," terang Serli, saksi mata.
Setelah menduga pria tersebut tidak bisa berenang, dirinya memanggil tukang becak yang berada di dekatnya lalu melapor ke pihak kepolisian.
"Habis lapor saya lalu merekam, mungkin kalau saya rekam dari tadi kelihatan jelas mukanya," kata Serli.
Saksi lain menyampaikan, saat siang tadi ia melihat pria yang menceburkan diri itu duduk di pinggir jembatan. Pria tersebut terlihat seperti sedang stres.
"Waktu itu dia duduk saja di sini, saya bolak-balik lewat sini. Dia pakaiannya rapih, mau saya tegur takutnya dia lagi lihat pemandangan atau apa," kata tukang becak seraya menunjuk lokasi kejadian di tengah jembatan.
Setelah melompat ke sungai, tak berapa lama pria itu lalu menghilang. Diduga korban telah tenggelam. Hingga kini, aparat BPBD yang sudah berada di lokasi kejadian sedang berupaya mencari korban.
Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, berubah menjadi jalur yang mencekam pada malam hari akibat minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU).
TODAY TAGKasus peredara narkotika jenis etomidate di Tangerang, kembali terbongkar. Kali ini, seorang pria berinisial A, 33, ditangkap Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya di kawasan Karang Tengah, Kota Tangerang.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews