Connect With Us

Pria Lompat Tenggelam di Sungai Cisadane Tangerang Masih Dicari

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 15 Maret 2022 | 13:16

Sungai Cisadane Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria paruh baya yang melompat ke Sungai Cisadane dari Jembatan Jalan Merdeka belakang Masjid Agung Al-Ittihad, Kota Tangerang masih dalam pencarian.

"Belum ditemukan," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Ghufron Falfeli, Selasa 15 Maret 2022 siang.

Ghufron mengatakan, pihaknya bersama tim Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta masih berupaya untuk mencari pria tenggelam yang belum diketahui identitasnya ini.

"Masih upaya. Kalau dari kami menurunkan satu regu," kata dia.

Menurut Ghufron, pencarian dilakukan tim gabungan dengan cara menyusuri dan memblender sungai. Sebab, saat ini tidak dimungkinkan untuk melakukan pencarian dengan cara penyelaman karena aliran air sungai cukup deras.

"Tim selam enggak kita pakai kondisi airnya enggak memungkinkan. Kita susur sama blender," imbuh dia.

Sebagai informasi, kejadian kali ini menimpa seorang pria yang belum diketahui identitasnya yang melompat ke Sungai Cisadane pada Senin 14 Maret 2022 sekitar pukul 16.00 WIB.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill