Connect With Us

Mengunjungi Manusia Kolong Jembatan Cisadane Cisauk Tangerang, Begini Potret Kehidupannya

Tim TangerangNews.com | Selasa, 29 Maret 2022 | 15:44

Satu keluarga hidup di kolong jembatan dapat dijumpai di bawah jembatan Cisadane, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten. (@TangerangNews / Rahmat Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Fenomena keluarga hidup di kolong jembatan dapat dijumpai di bawah jembatan Cisadane, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten. 

Siapa sangka di bawah kolong jembatan yang rapuh itu, ada keluarga Semenin dan istrinya Lilis yang tinggal berdua di bawah kolong jembatan tersebut.

Kondisi tempat tinggal keluarga paruh baya ini begitu memprihatinkan. Dengan ruang berukuran hanya 2x2 meter beralaskan tanah, disesaki barang-barang yang membuat tempat tinggal mereka menjadi lebih sempit.

Ditambah lagi dengan kondisi lingkungan yang tidak sehat dan membahayakan nyawa mereka karena kontruksi jembatan yang mulai rapuh.

Samenin mempunyai enam orang anak, dan anak-anaknya tinggal di tempat asalnya, yaitu Bekasi, Jawa Barat.

Saat ditemui TangerangNews, Senin 29 Maret 2022, Semenin mengaku dirinya bukan asli Tangerang. Dia merupakan perantau asal Bekasi.

Berniat mengubah kehidupan untuk bisa lebih baik di kota perantauan, namun kenyataannya jauh berbeda. Hanya berbekal harapan, tidak cukup bagi Semenin untuk bisa mengubah nasib di kota perantauan.

“Saya awalnya hanya ingin memanfaatkan lahan di pinggir Cisadane untuk saya tanami, namun saya melihat ada ruang yang bisa dipakai untuk jadi tempat tinggal,'' ucap Semenin.

Ia mengaku tidak mampu untuk menyewa petak kontrakan yang sederhana sekalipun lantaran untuk memenuhi makan sehari-hari saja hanya bisa menggantungkan dari hasil yang ditanam dan hasil memancing.

Samenin berharap bisa mendapatkan bantuan baik dari pemerintah maupun orang dermawan berupa apapun itu agar sedikitnya kehidupan dia dan istri bisa terbantu.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

TEKNO
RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

Senin, 20 Juli 2026 | 10:15

RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.

HIBURAN
Rayakan HUT Ke-7, Swiss-Belhotel Serpong Potong Harga Kamar 35 Persen untuk Tamu Pemegang Kartu Loyalitas

Rayakan HUT Ke-7, Swiss-Belhotel Serpong Potong Harga Kamar 35 Persen untuk Tamu Pemegang Kartu Loyalitas

Senin, 20 Juli 2026 | 10:36

Swiss-Belhotel Serpong memperingati hari jadinya yang ketujuh dengan menggelar perayaan bertema “Road to Victory” pada Rabu, 16 Juli 2025, lalu.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill