Connect With Us

Polisi Masih Dalami Kasus Dugaan Pencurian Anjing di Cipondoh Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 4 April 2022 | 13:41

Pihak kepolisian masih mendalami dugaan kasus pencurian anjing di Cipondoh, Kota Tangerang. Kasusnya pun disebut masih berlanjut. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pihak kepolisian masih mendalami dugaan kasus pencurian anjing di Cipondoh, Kota Tangerang. Kasusnya pun disebut masih berlanjut.

"Menyikapi adanya kisruh terkait adanya pencurian hewan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Cipondoh sampai saat ini proses masih berjalan," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin, Senin 4 April 2022.

Kapolres mengatakan, kewajiban kepolisian sebagai penegak hukum adalah menerima dan menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

"Dalam prosesnya sampai saat ini debatable, berbagai pendapat termasuk dari pihak terlapor ya silakan sah-sah saja berpendapat sesuai sudut pandangnya," katanya.

Kapolres menyarankan kepada pihak yang terlibat dalam kasus ini untuk lebih kooperatif, sehingga kepolisian bisa mengungkap faktanya. Sebab, jika tidak ada unsur pidana didalamnya tentu kasus akan dihentikan.

"Namun mana kala ditemukan unsur pidana proses dijalankan jadi jangan berpendapat sesuai pendapatnya masing-masing, toh nanti akan kita ungkap sesuai dengan fakta-fakta yang ada di lapangan," jelasnya.

Dalam kasus ini, korban yang melaporkan dugaan kasus pencurian ini telah kehilangan tiga ekor anjing, yakni satu ekor Golden Retriever dan dua ekor jenis Siberian Husky.

"Berdasarkan laporan masyarakat kita menindaklanjuti mencari informasi mendalami berbagai keterangan. Di sana lah kita menemukan mengarah kepada orang yang membawa, tiga ekor anjing itu katanya diselamatkan," katanya.

Kapolres menambahkan, pihaknya masih melakukan pendalaman. Adapun nantinya, bahasa diselamatkan seperti yang disebut terduga pelaku akan dikaji lagi.

"Karena esensinya kalau kita lihat itu milik seseorang yang dibawa, oleh karenanya penyidik bergerak sesuai bukti fakta keterangan yang ada. Dari sana lah kita akan menggali atau mencari kalau memang tidak memenuhi unsur pidana akan kita akan hentikan, kalau ada saya lanjutkan," pungkasnya.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TANGSEL
Pastikan Terjadi Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat, Polisi Cek TKP

Pastikan Terjadi Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat, Polisi Cek TKP

Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:40

Insiden ledakan besar mengguncang kompleks ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu 14 Oktober 2026, sekitar pukul 18.30 WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill