Connect With Us

Dishub Klaim Jalur Mudik di Kota Tangerang Tak Rawan Kecelakaan

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 25 April 2022 | 13:46

Kepala Dishub Kota Tangerang Wahyudi Iskandar. (@TangerangNews / dok. Pemkot Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengklaim, jalur mudik di Kota Tangerang sudah diantisipasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Untuk titik rawan kecelakaan, sudah ditangani dan diantisipasi," ujarnya saat dihubungi, Senin 25 April 2022.

Menurut Wahyudi, Kota Tangerang menjadi wilayah perlintasan pemudik seperti berasal dari arah Serang menuju Jakarta, begitupun sebaliknya.

Wahyudi menyebut, antisipasi kecelakaan dilakukan dengan memberikan penerangan jalan umum, menyediakan rambu-rambu lalu lintas, dan meningkatkan kualitas jalan.

"Kami akan memasang rambu petunjuk pengaman jalan (RPPJ) di ruas-ruas Kota Tangerang yang dilintasi pemudik," katanya.

Wahyudi menambahkan, dalam arus mudik ada sebanyak 13 titik rawan kemacetan di Kota Tangerang yang terjadi saat jam sibuk atau sore hari seperti di kawasan Pasar Lama.

"Di titik rawan macet tetap kita siapkan pesonel dan persiapan dengan lintasan vertikal," jelasnya.

"Imbauan dari saya upayakan menghindari penggunaan roda dua untuk mudik," pungkasnya.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

KAB. TANGERANG
Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill