Connect With Us

Usai Salat Ied, MUI Kota Tangerang Imbau Warga Tidak Berpelukan dan Cipika-cipiki

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 27 April 2022 | 23:10

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang KH Baijuri Khotib. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang KH Baijuri Khotib mengingatkan kepada umat muslim, meski sudah diperbolehkan melaksanakan Salat Ied di masjid dan lapangan terbuka, akan tetapi protokol kesehatan harus tetap dijaga.

Adapun prokesnya mulai tetap pakai masker, cuci tangan dan membawa alat salatnya dari rumah masing-masing. “Termasuk masjid juga kita imbau tidak menggelar karpet, kalau untuk shaf salat sudah normal kembali,” katanya Selasa 26 April 2022.

Sementara dalam kegiatan bermaaf-maafan atau bersilaturahmi usai Salat Ied, KH Baijuri mengatakan bahwa warga cukup dengan memberi salam atau mengatakan maaf, dengan merapatkan telapak tangan ke dada sambil menunduk.

"Cukup sebatas bermushafahahnya dengan cakupan tangan di depan dada sambil menunduk. Tidak perlu berpelukan dulu yah, apa lagi cipika cipiki, karena kita masih pada masa pandemi," jelasnya.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tangerang Heryanto juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan masjid - masjid untuk dipakai melaksanakan Salat Idul Fitri 1443.

"Kami juga sudah melakukan bersih - bersih masjid dan mengimbau kepada seluruh DKM di Kota Tangerang untuk mempersiapkan segala sesuatunya, dalam menerapkan protokol kesehatan,"

Seluruh DKM juga diwajibkan menyiapkan Satgas Covid-19 untuk melakukan pengecekan suhu dan mewajibkan jamaah menggunakan masker ketika Salat.

"Masyarakat juga diimbau sudah berwudhu dari rumah dan membawa peralatan salat masing - masing," tukas Ketua DMI Kota Tangerang.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

NASIONAL
Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:20

Praktik fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) hingga kini masih banyak ditemukan dalam berbagai urusan administrasi. Padahal, pemerintah menilai penggunaan fotokopi identitas tersebut sudah tidak lagi relevan di era digital.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill