Connect With Us

Hindari Efek Samping, Pemudik di Kota Tangerang Diimbau Tidak Suntik Booster saat Hari Keberangkatan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 29 April 2022 | 21:21

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Dini Anggraeni. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Meski menjadi syarat mudik Lebaran, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang meminta agar masyarakat tidak vaksinasi booster di hari H keberangkatan.

Vaksin booster sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari sebelum berangkat di fasilitas kesehatan terdekat. 

Pasalnya, jika melakukan vaksinasi di hari H, ada kekhawatiran muncul Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau efek samping, sehingga mengganggu perjalanan mudik. 

“Usai suntik vaksin, ada waktu observasi 30 menit. Kalau dilakukan di hari H keberangkatan dengan terburu-buru, dikhawatirkan tidak terpantau dengan maksimal. Jadi baiknya, dari sekarang jauh-jauh hari boosternya,” ungkap dr Dini Anggraeni, Kepala Dinkes Kota Tangerang, Jumat 29 April 2022. 

dr Dini pun menjelaskan, proses pembentukan antibodi Covid-19 membutuhkan waktu kurang lebih seminggu setelah vaksinasi. "Karena memang, imunitas tidak bisa terbentuk dengan cepat atau instan," jelasnya. 

Sementara itu, hingga saat ini capaian vaksinasi Kota Tangerang untuk dosis satu sudah diangka 1.626.351 jiwa atau 109,9 persen, dosis dua 1.302.163 jiwa atau 88,0 persen. Sedangkan untuk booster 530.462 jiwa atau 35,9 persen. 

“Target Kota Tangerang untuk booster masih 500 ribu jiwa lagi. Semoga bisa kian tercapai hingga hari Lebaran atau setelah Lebaran nanti. Jelang Lebaran capaian vaksinasi harian Kota Tangerang bisa dikatakan meningkat hingga bisa 5 ribu jiwa per harinya,” katanya. 

Sebanyak 38 puskesmas di Kota Tangerang sepanjang libur Lebaran akan tetap membuka gerai vaksinasi kecuali Sabtu-Minggu. Tak terkecuali gerai vaksinasi di Tangcity.

“Dengan itu, masyarakat akan tetap bisa mengikuti vaksinasi booster di hari libur Lebaran, baik di Puskesmas maupun di Tangcity Mal,” jelas dr Dini.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

HIBURAN
Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:20

Menyambut Tahun Baru Imlek 2026, dunia fesyen tanah air kembali diramaikan dengan gebrakan inovatif yang memadukan tradisi dan gaya hidup modern.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill