Connect With Us

Dewan Pakar ICMI Tangerang Ingatkan Warga Bantu Kurangi Sampah Lebaran

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 1 Mei 2022 | 14:28

Ketua Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Tangerang Komarudin. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang Lebaran, volume sampah di Tangerang kerap naik seiring dengan tingginya konsumsi masyarakat. Biasanya sampah tersebut didominasi sisa makanan dan kantong plastik.

Agar makna perayaan Idul Fitri semakin sempurna, Ketua Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Tangerang Komarudin, mengajak warga untuk senantiasa memerhatikan aspek kelestarian lingkungan. 

"Bisa kita mulai dengan mengurangi penggunaan kantong plastik, tidak membuang sampah belanjaan atau sisa makanan ke sembarang tempat," katanya, Sabtu 30 April 2022.

Hal tersebut penting karena biasanya konsumsi masyarakat meningkat sejak menjelang hingga pasca Lebaran. Pasalnya banyak warga yang memanfaatkan sisa waktu liburan dengan berkunjung ke tempat wisata. 

Jika tidak disadari bersama, dipastikan sampah yang dihasilkan akan mencermari lingkungan. Bila itu terjadi, bisa saja makna perayaan atas keagungaan Idul Fitri berkurang atau jadi rusak akibat perilaku warga sendiri. 

"Kita tahu Islam sangat memperhatikan kelestarian lingkungan, kita dilarang merusak, mencemari, menghancurkan ekosistem lingkungan hidup," terangnya. 

Selain soal sampah, Komarudin juga menekankan pentingnya tidak berlebih-lebihan dalam hal makanan. Meski Idul Fitri sudah selayaknya dirayakan dengan aneka hidangan, namun perilaku yang berlebihan sebaiknya dihindari. 

"Sampah makanan menghasilkan emisi gas, juga mencemari air. Makanya, agama melarang kita berlebihan, menyisakan dan membuang makanan," paparnya. 

Secara khusus bagi kalangan muda, pria yang menjabat sebagai Asisten Daerah (Asda I) Pemprov Banten ini berpesan agar tidak mengisi malam Lebaran dengan bermain petasan.

Di samping membahayakan keadaan sekitar, pecahan kertas beserta bahan kimia di dalamnya dinilai tidak baik bagi lingkungan.

"Lebih baik kita hidupkan malam Idul Fitri dengan bertakbir, beribadah di masjid atau di rumah masing-masing. Memenuhi langit dengan suara takbir jauh lebih bermakna ketimbang meramaikan dengan suara petasan," tuturnya. 

Komarudin mengatakan, perayaan Idul Fitri sejatinya momentum untuk berbagi kasih dan menebar kasih sayang (rahmat). Karenanya, akan sangat tepat bila diisi dengan hal-hal yang mendatangkan manfaat bagi mayarakat dan lingkungan. 

Terlebih, hingga kini banyak warga yang mudik ke kampung halaman. Maka, menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan tetap aman dan lestari. 

"Mudah-mudahan ibadah kita diterima oleh Allah, kualitas kemanusiaan kita meningkat, sehingga jadi berkah untuk semua," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Klarifikasi Kopdes Merah Putih Solear, Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Bukan Pegawai

Klarifikasi Kopdes Merah Putih Solear, Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Bukan Pegawai

Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:48

Pihak Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang memberikan klarifikasi terkait kasus dugaan kekerasan seksual terjadi di tempat tersebut.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

BANDARA
1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:03

Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill