Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meluncurkan program Penempatan Tenaga Kerja Bagi Warga Kurang Mampu di Kota Tangerang sebagai upaya menekan jumlah pengangguran.
Dalam program ini, Pemkot Tangerang memfasilitasi masyarakat kurang mampu untuk mendapat akses lapangan kerja yang terbatas syarat ijazah karena putus sekolah.
"Program ini masih pilot project, dan kita berharap bisa diikuti juga oleh perusahaan-perusahaan lain yang ada di Kota Tangerang," ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di PT. Adhi Candra Jaya, Jl. Prabu Kian Santang, Kelurahan Sangiang Jaya, Periuk, Kamis 12 Mei 2022.
Menurut Arief, melalui program terbaru dari Disnaker ini, akan semakin banyak menyerap angkatan kerja di Kota Tangerang khususnya bagi masyarakat kurang mampu.
"Ke depan akan diidentifikasi warga kurang mampu yang memiliki kemampuan untuk bisa difasilitasi," katanya.
Kepala Disnaker Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan menambahkan, dalam pilot project program ini pihaknya bersinergi dengan PT Adhi Chandra Jaya sebagai perusahaan pertama yang menerima program ini.
"Selain untuk mengentaskan kemiskinan, ini juga merupakan cara untuk mengurangi angka pengangguran," ungkapnya.
Program ini nantinya akan diteruskan ke perusahaan-perusahaan lainnya yang ada di Kota Tangerang, sehingga masyarakat yang kurang mampu dapat segera mendapatkan pekerjaan.
"Lalu, untuk mengikuti program ini tidak ada syarat khusus. Nanti kami akan dapatkan data dari Kecamatan terkait mana saja warga yang kurang mampu dan nanti akan kami verifikasi dan saring lagi," lanjutnya.
General Manager PT Adhi Chandra Jaya Hendri berharap, PT Adhi Chandra Jaya dapat menjadi role model bagi perusahaan lain untuk mengikuti program yang diluncurkan oleh Pemkot Tangerang.
"Untuk para penerima program saya harap dapat bekerja dengan baik dan maksimal karena sudah diberikan kesempatan bekerja oleh Pemerintah Kota Tangerang," pungkasnya.
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews