Connect With Us

Anak Kecil Main Korek Api, Rumah di belakang Kecamatan Ciledug Terbakar

Denny Bagus Irawan | Senin, 30 Mei 2022 | 12:21

Petugas pemadam kebakaran saat menaklukan kobaran api di Ciledug, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Ciledug, Kota Tangerang. 

Kali ini menimpa satu unit rumah yang lokasinya berdekatan dengan kantor kecamatan Ciledug. 

Menurut kesaksian masyarakat setempat, bernama Rena, peristiwa itu diduga karena adanya anak kecil yang bermain korek api. 

“Iya rumah dibelakang Kecamatan Ciledug, kejadian ini diakibatkan oleh-oleh anak kecil yang bermain korek api sekitar pukul 09.00 WIB tadi,” kata Rena kepada TangerangNews, hari ini. 

Beruntung dalam insiden tersebut petugas pemadam kebakaran Kota Tangerang langsung sigap dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa ataupun luka. Adapun petugas menurunkan dua armada dalam peristiwa tersebut. 

“Tidak ada korban jiwa dan korban luka,” terangnya.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill