Connect With Us

H-14 Idul Adha, Pemkot Tangerang Tidak Lagi Terima Distribusi Masuk Hewan Kurban

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 7 Juni 2022 | 16:55

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat rapat koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Banten di Aula Kantor Kejaksaan Tinggi Banten, Serang, Selasa 7 Juni 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan 14 hari sebelum perayaan Hari Raya Idul Adha, tidak ada lagi hewan kurban yang masuk ke Kota Tangerang.

Hal tersebut sebagai upaya untuk meminimalisir terjadinya penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan. 

"Harapan saya hewan kurban bisa masuk sekarang-sekarang ini, jadi walaupun terindikasi PMK bisa langsung kami karantina dan diobati," kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat rapat koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Banten di Aula Kantor Kejaksaan Tinggi Banten, Serang, Selasa 7 Juni 2022.

Arief menjelaskan masa penyembuhan hewan yang terjangkit PMK sekitar 10 sampai 12 hari, sehingga pihaknya perlu memberikan batas jangka waktu hewan kurban masuk Kota Tangerang.

"Kami juga tetap meminta surat keterangan sehat dari dokter kota asal hewan tersebut," kata Arief. 

Sejauh ini, Pemkot Tangerang telah membentuk tim penanganan PMK untuk melakukan road show ke peternak-peternak yang ada di lingkungan masyarakat. "Kita sosialisasikan terkait PMK, Jadi agar mereka paham, ternaknya terkena PMK atau tidak," jelas Arief.

Menurut Arief, pihaknya juga sudah bekerja sama dengan seluruh dokter hewan yang ada di Kota Tangerang. Selain itu juga telah menyediakan call center untuk semua hal gawat darurat bagi masyarakat . 

"Masyarakat jangan sungkan untuk mengubungi kami ke 112 apabila ada ternaknya yang sakit, tim kesehatan untuk ternak atau hewan dari Dinas Ketahanan Pangan Insyallah sudah siap," jelasnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak menjelaskan dengan munculnya PMK perlu adanya antisipasi kelangkaan obat bagi hewan ternak yang terjangkit.

"Hal ini kami perlu mengecek, apakah terjadi kelangkaan obat atau tidak, kami akan membentuk tim khusus untuk hal tersebut sebagai langkah antisipasi," pungkasnya.

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

TANGSEL
Diam-diam Menderita Diabetes, Dokter Imbau 8 Kelompok Ini Perlu Rutin Cek Gula Darah

Diam-diam Menderita Diabetes, Dokter Imbau 8 Kelompok Ini Perlu Rutin Cek Gula Darah

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:11

Merasa sehat bukan berarti kadar gula darah dalam tubuh berada dalam kondisi normal. Diabetes melitus dapat berkembang perlahan tanpa menimbulkan keluhan sehingga sering kali diabaikan.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill