Connect With Us

Balas Dendam, Komplotan Pemuda Neglasari Tangerang Serang Warga

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 14 Juni 2022 | 20:24

Sejumlah pemuda tawuran terjadi di Jalan Sukamandi, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, pada Minggu 12 Juni 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Persoalan dendam memang membuat runyam dan dampaknya dapat merugikan diri sendiri. Seperti yang dilakukan komplotan pemuda di Kampung Sukamandi yang menyerang warga Kampung Golun, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. 

Hanya karena dilempar petasan saat bulan puasa lalu, komplotan pemuda asal Sukamandi nekat serang warga Kampung Golun dengan senjata tajam, pada Minggu 12 Juni 2022.

Akibatnya, tiga orang dari komplotan tersebut telah ditetapkan menjadi tersangka oleh pihak Kepolisian. 

Dalam aksi yang viral di media sosial tersebut, beredar keterangan bahwa sejumlah warga yang sedang asyik melakukan nonton bareng (nobar) harus kocar-kacir, setelah diserang gerombolan yang dilengkapi senjata tajam (sajam).

Kepala Seksi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP, Abdul Jana mengatakan, aksi tawuran tersebut sudah ditangani Polsek Neglasari. 

Kepolisian pun sudah mengamankan beberapa pemuda yang terlibat dalam penyerangan menggunakan sajam ini. 

"Polsek Neglasari telah mendatangi TKP dan melihat kejadian tawuran, langsung mengamankan tujuh orang yang ada di TKP," jelas Jana, Selasa 14 Juni 2022.

Selain mengamankan beberapa pelaku, polisi juga menyita tiga unit barang bukti sajam berupa celurit dan parang.

Dari pemeriksaan yang sudah berjalan dua hari, akhirnya Polsek Neglasari telah menetapkan tiga tersangka. Mirisnya, satu di antara tiga tersangka masih di bawah umur atau di bawah 17 tahun. 

"Adapun ketiga tersangka tersebut diketahui telah kedapatan secara tanpa hak membawa senjata tajam dan dikenakan pasal 2 ayat 1 UU RI No.12 Tahun 1951 tentang senjata tajam," ungkapnya.

Dari data yang didapatkan, ketiga tersangka tersebut berinisial RR, 16, U, 27, dan MY, 20. RR merupakan warga Sukamandi, Kecamatan Neglasari yang masih berstatus pelajar di Kota Tangerang. 

Jana mengungkapkan, balas dendam menjadi motif penyerangan tersebut. Sebelumnya,  saat warga Sukamandi membangunkan sahur pada Ramadan lalu, diserang warga Kampung Golun. 

Beruntung, pada saat dua kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa atau pun luka. "Karena pada waktu bulan Ramadan, ketika anak Kampung Sukamandi sedang membangunkan sahur keliling, namun oleh anak Kampung Golun diserang dengan petasan," pungkasnya.

BANDARA
Imigrasi Bandara Soetta Amankan 11 WNA di Apartemen dan Perusahaan Tangerang

Imigrasi Bandara Soetta Amankan 11 WNA di Apartemen dan Perusahaan Tangerang

Kamis, 5 November 2026 | 20:04

Diduga melanggar batas waktu izin tinggal, sebanyak 11 orang warga negara asing (WNA) diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta).

HIBURAN
Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 2 November 2026 | 16:58

Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill