Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat
Sabtu, 6 Juni 2026 | 01:01
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan Kota Tangerang terus berupaya meningkatkan kualitas mutu pendidikan, salah satunya melalui pemilihan guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi tingkat Kota Tangerang.
Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menyampaikan bahwa kualitas pendidikan di Kota Tangerang juga harus ditunjang oleh para pendidik yang profesional dan mampu mengikuti perkembangan zaman.
“Tidak hanya kemampuan teknis edukatif, tapi adaptif juga diperlukan agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan saat ini,” jelas Sekda dalam kegiatan yang digelar di Aula Al-Amanah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa 5 Juli 2022.
Dalam kegiatan yang digelar selama tiga hari ini dihadiri oleh para peserta guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah tingkat PAUD, TK dan SMP.
Sekda berpesan kepada para pendidik agar terus berkomitmen mengembangkan kemampuannya demi peningkatan kualitas pendidikan, serta upaya bersama mencetak generasi Kota Tangerang yang unggul dan berdaya saing.
“Diharapkan semuanya bisa terus termotivasi untuk semakin meningkatkan potensi dirinya sebagai para pendidik yang berkualitas,” kata Herman.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin menjelaskan bahwa akan dipilih sejumlah pendidik berprestasi mulai dari tingkat PAUD, TK dan SMP.
“Sebanyak 200 peserta rekomendasi dari wilayah kecamatan masing-masing ini akan diseleksi kembali untuk masuk di tingkat kota,” jelasnya.
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
TODAY TAGSejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews