Connect With Us

Serapan Anggaran di Kota Tangerang Lambat, Pengamat: Ganggu Pertumbuhan Ekonomi

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 6 Juli 2022 | 16:23

Peneliti kebijakan publik dari Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP) Riko Noviantoro. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Peneliti kebijakan publik dari Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP), Riko Noviantoro menyoroti serapan anggaran daerah Kota Tangerang yang baru mencapai 20 persen dalam APBD 2022.

Dia menyebut, anggaran daerah menjadi tulang punggu pertumbuhan ekonomi lokal. Terlebih disaat masyarakat sedang berbenah menata situasi ekonomi pasca Covid-19.

"Mari kita lihat data BPS tahun 2021. Pertumbuhan ekonomi nasional itu hanya 3,06 persen. Artinya kondisi ekonomi kita belum pulih selama Covid," kata Riko, Rabu 6 Juli 2022.

Meskipun data BPS tahun 2022 pada triwulan I menunjukkan petumbuhan ekonomi 5,0 persen dibandingkan triwulan yang sama pada tahun 2021. Menurutnya, dari sisi angka memang ada pertumbuhan, tetapi itu masih rentan.

"Maka untuk itu pemerintah daerah punya peran besar. Dengan terus mendorng pertumbuhan melalui serapan anggaran daerah seoptimal mungkin. Agar tercapai pertumbuhan yang ideal," kata Riko.

Riko mengungkapkan, dirinya mendorong serapan anggaran yang tepat perlu kehati-hatian. Pemerintah Kota Tangerang perlu membuat prioritas kegiatan.

Khususnya prioritas anggaran yang memiliki dampak ekonomi luas didahulukan, seperti pembangunan pasar, perbaikan infrastuktur strategis atau pendampingan UKM.

Melalui prioritas itu, Riko berharap pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang bisa meningkat sekaligus mendorong stabilitas ekonomi nasional. Pada akhirnya kesejahteraan masyarakat yang diharapkan.

"Berkaitan itu, kami mendesak Wali Kota Tangerang membuat skema penyerapan anggaran daerah. Membuat jenjang prioritas yang berdasarkan cakupan manfaat, luasan pelayanan sampai pada kebutuhan waktunya, sehingga dapat terukur dan terkontrol penggunaan anggaran dan manfaatnya," jelasnya.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

NASIONAL
PHK Tembus 43 Ribu Pekerja hingga Juni 2026, Industri Manufaktur Paling Terdampak

PHK Tembus 43 Ribu Pekerja hingga Juni 2026, Industri Manufaktur Paling Terdampak

Senin, 29 Juni 2026 | 18:49

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) terus bertambah. Hingga Juni 2026, total pekerja yang terdampak PHK telah mencapai sekitar 43.000 orang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill