Connect With Us

Diskominfo Kota Tangerang Terima 1.217 Laporan PPDB, Warga Masih Bingung Alur Pendaftaran

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 11 Juli 2022 | 16:34

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Indri Astuti. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang telah selesai menangani 1.217 laporan terkait penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SDdan SMP Negeri.

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Indri Astuti mengungkapkan, pelaporan itu didominasi terkait mekanisme jalannya PPDB tersebut terdiri dari 882 laporan melalui Laksa dan 335 laporan lewat chat bot. 

“Mulai dari, kebingungan mereka terhadap proses atau tahapan mendaftar, kebingungan aplikasi yang pastinya belum familiar buat mereka, hingga sekadar menanyakan kondisi zonasi tempat tinggal mereka dengan sekolah yang dituju,” ungkapnya, Senin 11 Juli 2022.

Adapun pelaporan dan poin-poin laporan yang disampaikan masyarakat ini, akan dijadikan bahan evaluasi Diskominfo bersama Dinas Pendidikan untuk pelaksanaan PPDB tahun depan.

Dengan begitu, pelaksanaan PPDB di Kota Tangerang dapat lebih maksimal dalam berbagai aspek. 

“Harapannya, setiap tahun Pemerintah Kota Tangerang dalam pelaksanaan PPDB dapat menghadirkan layanan yang lebih maksimal lagi sesuai kebutuhan masyarakat. Pastinya, kita dari Diskominfo sebagai OPD yang mensuport pelaksanaan akan terus memberikan yang maksimal,” kata Indri.

Indri menyampaikan terima kasih kepada seluruh pegawai yang telah berkerjasama dan sama-sama bekerja untuk keberlangsungan dan kesuksesan PPDB Kota Tangerang 2022 ini.

“Ayo laporkan aduan atau aspirasi anda sebagai masyarakat Kota Tangerang, ke Laksa Kota Tangerang pastinya untuk Kota Tangerang yang lebih baik. Bisa melalui Laksa di nomor 0811-1500-293,” pungkasnya.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Kamis, 2 April 2026 | 20:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

TEKNO
Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Rabu, 1 April 2026 | 14:23

Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill