Connect With Us

Pasar Modern Banjar Wijaya Tangerang Dukung Kegiatan Sosial

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 15 Juli 2022 | 15:43

Khitanan massal di Klinik Pratama ASM Pasar Modern Banjar Wijaya. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Pengelola Pasar Modern Banjar Wijaya di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang mendukung penuh kegiatan sosial yang diselenggarakan di pasar tersebut.

Ilham, Kepala Pasar Modern Banjar Wijaya mengatakan, pihaknya mendukung kegiatan khitanan massal yang diselenggarakan UMKM Cipete Ceria, di Klinik Pratama ASM Pasar Modern Banjar Wijaya pada Jumat 15 Juli 2022.

"Kami sebagai penyedia lahan mendukung program-program sosial ini. Jadi, ke depan jika ada kegiatan ini pun kami bantu dukung," ujarnya kepada TangerangNews.

Sementara itu, owner Klinik Pratama ASM, Fiven menuturkan, kegiatan khitan massal ini sebagai rangkaian acara Gebyar UMKM Cipete Ceria ini diikuti 20 anak yang berasal dari Kota Tangerang.

"Alhamdulillah kita kerja sama dengan UMKM Cipete melakukan khitan massal, dan membantu 20 anak yatim dan dhuafa," katanya.

Fiven menambahkan, Klinik Pratama ASM di Pasar Modern Banjar Wijaya melayanan khitan dengan metode yang sudah modern.

"Jadi, kalau mau dikhitan datang saja langsung, untuk kemudian didaftarkan, dan dicek kesehatannya. Kami sudah menggunakan metode modern," pungkasnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Berita Tangerang (@tangerangnewsofficial)

BANTEN
Perbaikan Ruas Jalan Teluknaga–Dadap Tangerang Telan Rp17 Miliar APBD Banten

Perbaikan Ruas Jalan Teluknaga–Dadap Tangerang Telan Rp17 Miliar APBD Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 19:28

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah melakukan rekonstruksi pada ruas Jalan Teluknaga–Dadap, Kabupaten Tangerang yang kondisiya rusak parah hingga kerap dikeluhkan masyarakat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill