Connect With Us

DPRD Minta Pemkot Tangerang Fokus Pencegahan Banjir

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 19 Juli 2022 | 11:53

Banjir di pemukiman Ciledug Indah, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Kota Tangerang Andri S Permana meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang lebih fokus melakukan pencegahan terhadap banjir.

Menurut legislator dari Fraksi PDI Perjuangan Kota Tangerang ini, pencegahan banjir lebih baik daripada mengeluarkan infografis terkait proses penanganan dan evakuasi korban banjir.

“Harusnya Pemerintah Kota Tangerang fokus pada pencegahan, bukan memamerkan infografis melalui kanal media sosial terkait proses evakuasi dan penanganan bencana banjir,” katanya, Selasa 19 Juli 2022.

Andri turut memberi penilaian terkait kinerja sejumlah OPD di lingkup Pemkot dalam penanganan banjir.

“BPBD-nya luar biasa, Dinas PUPR memprihatinkan serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengecewakan,” jelasnya.

Seperti diketahui, akhir pekan kemarin sebanyak 19 titik wilayah Kota Tangerang dilanda banjir. Adapun banjir disebabkan karena hujan deras dan jebolnya tanggul.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill