Connect With Us

UMT Dukung Program Workshop Kehumasan Diktilitbang PP Muhammadiyah

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 5 Agustus 2022 | 11:02

Workshop pengembangan humas Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah se-Indonesia di Yogyakarta. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mendukung program workshop kehumasan yang diselenggarakan Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sebagai bentuk upaya peningkatan mutu.

Dalam kegiatan pengembangan humas bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah se-Indonesia yang digelar di Yogyakarta, selama 4-6 Agustus 2022, ini diikuti dua anggota Humas UMT, yakni Alfian Suhardi dan Iqbal Farid.

“Dalam hal ini, kami mengutus dua anggota Humas UMT untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut. Karena kegiatan ini sangat cocok diikuti oleh kami sebagai kampus yang baru beranjak usia ke-13. Jadi, kami masih butuh asupan keilmuan tentang humas yang diisi oleh generasi milenial dengan pesan dan konten yang menarik,” ujar Ahmad Nasuhi, Kepala Biro Humas, Protokoler, dan Kesekretariatan UMT, Jumat 5 Agustus 2022.

Sebagai kampus terakreditasi Baik Sekali dan kampus maju di Provinsi Banten, UMT menyampaikan keberadaan media sosial maupun media massa sangat berperan penting sebagai sarana publikasi bagi unit kehumasan.

“Tentunya, kami sadar betul bahwa media ini sangat penting bagi kegiatan-kegiatan kehumasan. Maka, kami sangat mendukung upaya peningkatan kinerja unit kehumasan melalui program workshop kehumasan yang digagas PP Muhammadiyah ini untuk kemajuan universitas,” kata Ahmad Amarullah, Rektor UMT.

Salah satu narasumber dalam acara tersebut, Redaktur Mojok, Yamadipati Seno memgatakan, akun media sosial cenderung menjadi sangat personal, informatif, autentik, dan memenuhi ekspektasi audiens.

“Autentik menunjukkan media sosial akan diingat oleh audiens. Untuk mencapai autentik, humas harus melakukan riset, sehingga didapatkan konsep yang kuat sebelum melakukan unggahan konten,” jelasnya.

Adapun ketika suatu konten menjadi viral di media sosial, kata Seno, terjadi cross platform dengan terunggah di berbagai platform. Menurutnya, sebagai humas universitas perlu melakukan mitigasi menjadi penting dalam mengelola isu yang terjadi di media sosial tersebut.

“Warganet media sosial inginnya hemat waktu, di mana konten isinya komplet, informatif, dan solutif. Lalu fokus pada solusi dan berusaha proaktif, bukan reaktif di beberapa isu,” tuturnya.

TEKNO
Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Senin, 21 September 2026 | 17:29

Aplikasi by.U menjadi pusat pengelolaan layanan yang bisa kamu akses langsung dari perangkat mobile. Dari satu aplikasi, kamu dapat mengecek kuota, melakukan pembelian, melihat promo, mengumpulkan uCoin, dan mencari hiburan ketika sedang senggang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Selasa, 22 September 2026 | 18:58

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Banten menggelar Diskusi dan Koordinasi Permasalahan Notaris di Grand Serpong Hotel, Kota Tangerang, Selasa 22 September 2026.

TANGSEL
SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

Selasa, 22 September 2026 | 19:18

Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, terpadu, dan berbasis digital menjadi daya tarik bagi 58 pemda.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill