Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Kawasan SMPN 6 Kota Tangerang di Jalan Cemara Raya, Perumnas I, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang dapat menjadi pilihan alternatif wisata bagi para pemburu kuliner. Pasalnya, berbagai macam kuliner yang tersedia cukup lengkap, sehingga menjadi surganya para pecinta kuliner.
Para pedagang kaki lima di kawasan yang dikenal dengan sebutan 'Sampel' ini menjajakan dagangannya dengan harga yang bersahabat di kantong, rata-rata hanya berkisar Rp5 ribu sampai Rp15 ribu.
Pantauan TangerangNews pada Sabtu, 13 Agustus 2022, suasana tampak mulai ramai sejak pukul 16.00 WIB. Hingga menjelang malam, kawasan kuliner yang tak kalah dengan Pasar Lama ini semakin dipadati pengunjung.
Para pengunjung yang hendak hendak berjajan itu berhenti di sepanjang pinggir Jalan Cemara Raya. Ramainya pengunjung ini membuat lalu lintas di kawasan itu macet.
Selain lokasinya yang memang cukup strategis karena berada di pinggiran jalan yang aktif dilalui pengendara, kawasan jajanan Sampel ini menjadi sarana penghidupan bagi para pelaku usaha UMKM.
Pedagang seblak di Sampel, Asep mengaku, dapat meraih omzet Rp700 ribu per hari dari menjual jajanan khas Bandung ini.
"Paling ramai di hari Sabtu dan Minggu. Kalau untuk hari biasa penghasilannya standar saja," ujarnya kepada TangerangNews.

Tak hanya seblak, para pengunjung dapat memilih berbagai macam kuliner yang dijajakan para pedagang, seperti sempol ayam, bakso goreng, sate kikil, crepes, Japanese food, seafood, hingga traditional food.
Salah satu pengunjung, Salwa mengatakan, sejak kecil dirinya sering berwisata kuliner di kawasan Sampel.
Ia mengaku senang dengan adanya kawasan jajanan ini, karena dapat membantu para pelaku UMKM berjualan, dan memudahkan pengunjung untuk menemukan jajanan.
"Kalau saya sukanya yang pedas-pedas seperti seblak, sempol, cilor, atau baso tusuk kurang lebih seperti itu," tutur warga Perumnas ini.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGMenandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews