Darurat Kemarau Ekstrem, Ada 11 Titik Kebakaran di Kabupaten Tangerang dalam Sehari
Kamis, 23 Juli 2026 | 19:35
Dampak musim kemarau ekstrem mulai memicu rentetan bencana kebarakan di wilayah Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Para kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memang militan. Terbukti, ratusan kader PKS Kota Tangerang rela berdiri di pinggir jalan selama beberapa jam untuk berjuang.
Berdasarkan pantauan TangerangNews, para kader PKS ini tampak berdiri di area Tugu Adipura Kota Tangerang, Sabtu, 20 Agustus 2022.
Mereka juga berdiri di sepanjang sisi kiri Jalan Veteran dan Jalan TMP Taruna sampai menuju Lapangan Ahmad Yani.
Sekretaris Umum DPD PKS Kota Tangerang Bayu Triatmaja mengatakan, kegiatan flash mob tersebut diikuti ratusan kader dan simpatisan PKS.
"Alhamdulillah target kita tercapai 500 orang peserta flash mob se-Kota Tangerang," ujarnya.
Para kader yang mengikuti flash mob ini kompak mengenakan human banner dalam rangka menyosialisasikan calon pemimpin ataupun tokoh dari PKS, di antaranya Salim Segaf Al-Jufri sebagai tokoh nasional, Gembong bakal calon gubernur Banten, dan Hilmi Fuad, Tengku Iwan, Tuti Elfita sebagai bakal calon wali kota Tangerang.

"Tadi ada bagi-bagi bibit tanaman, bingkisan juga kepada pengguna jalan. Bahkan, tadi ada pengguna jalan yang daftar menjadi anggota PKS," ungkapnya.
Selain mengenalkan calon pemimpin, para kader ini juga menyosialisasikan logo dan warna baru PKS. Mereka juga menerima pendaftaran anggota baru PKS.
"Mendaftar jadi anggota PKS sangat mudah, karena kita menerapkan transformasi digital. Jadi, lewat HP saja sudah bisa daftar jadi anggota PKS," tutur Bayu.
Menurut Bayu, kegiatan flash mob ini sangat efektif dalam menyosialisasikan program partai. Melalui kegiatan flash mob ini juga, kata Bayu, pihaknya ingin membawa suasana bahwa politik sangat menyenangkan.
Usai flash mob, lanjut Bayu, puluhan kader PKS melakukan aksi donor darah di Markas PMI Kota Tangerang. Hal ini sebagai wujud PKS membantu bangsa dengan menyalurkan darah bagi mereka yang membutuhkan.

"Target kita donor darah 50 orang, karena darah dibutuhkan. Jadi kita coba kontribusi terhadap bangsa lewat darah," pungkasnya.
Dampak musim kemarau ekstrem mulai memicu rentetan bencana kebarakan di wilayah Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKorps Lalu Lintas (Korlantas) Polri membantah kabar yang ramai beredar di media sosial mengenai pemberlakuan aturan baru berupa denda Rp250 ribu dan ancaman kurungan satu bulan bagi pengendara sepeda motor yang menggunakan ban gundul.
Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews