Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Para kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memang militan. Terbukti, ratusan kader PKS Kota Tangerang rela berdiri di pinggir jalan selama beberapa jam untuk berjuang.
Berdasarkan pantauan TangerangNews, para kader PKS ini tampak berdiri di area Tugu Adipura Kota Tangerang, Sabtu, 20 Agustus 2022.
Mereka juga berdiri di sepanjang sisi kiri Jalan Veteran dan Jalan TMP Taruna sampai menuju Lapangan Ahmad Yani.
Sekretaris Umum DPD PKS Kota Tangerang Bayu Triatmaja mengatakan, kegiatan flash mob tersebut diikuti ratusan kader dan simpatisan PKS.
"Alhamdulillah target kita tercapai 500 orang peserta flash mob se-Kota Tangerang," ujarnya.
Para kader yang mengikuti flash mob ini kompak mengenakan human banner dalam rangka menyosialisasikan calon pemimpin ataupun tokoh dari PKS, di antaranya Salim Segaf Al-Jufri sebagai tokoh nasional, Gembong bakal calon gubernur Banten, dan Hilmi Fuad, Tengku Iwan, Tuti Elfita sebagai bakal calon wali kota Tangerang.

"Tadi ada bagi-bagi bibit tanaman, bingkisan juga kepada pengguna jalan. Bahkan, tadi ada pengguna jalan yang daftar menjadi anggota PKS," ungkapnya.
Selain mengenalkan calon pemimpin, para kader ini juga menyosialisasikan logo dan warna baru PKS. Mereka juga menerima pendaftaran anggota baru PKS.
"Mendaftar jadi anggota PKS sangat mudah, karena kita menerapkan transformasi digital. Jadi, lewat HP saja sudah bisa daftar jadi anggota PKS," tutur Bayu.
Menurut Bayu, kegiatan flash mob ini sangat efektif dalam menyosialisasikan program partai. Melalui kegiatan flash mob ini juga, kata Bayu, pihaknya ingin membawa suasana bahwa politik sangat menyenangkan.
Usai flash mob, lanjut Bayu, puluhan kader PKS melakukan aksi donor darah di Markas PMI Kota Tangerang. Hal ini sebagai wujud PKS membantu bangsa dengan menyalurkan darah bagi mereka yang membutuhkan.

"Target kita donor darah 50 orang, karena darah dibutuhkan. Jadi kita coba kontribusi terhadap bangsa lewat darah," pungkasnya.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews