Connect With Us

Lagi Main Ponsel, Bocah 9 Tahun Dijambret di Karawaci Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 23 Agustus 2022 | 10:16

Jambret ponsel incar bocah di Jalan Raya Bani Arsyad, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin, 22 Agustus 2022. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com-Para orangtua yang memberikan gadget kepada anaknya yang masih di bawah umur harus lebih waspada. Pasalnya mereka kerap menjadi incaran pelaku kejahatan.

Seperti yang dialami Nendra. Bocah 9 tahun ini awalnya tengah asyik bermain bersama kawannya di halaman depan rumah tetangganya di Jalan Raya Bani Arsyad, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin, 22 Agustus 2022. 

Nendra yang kala itu tengah memegang handphone dengan merek Vivo Y21 milik ibunya mengaku telah melihat pelaku yang seperti mengincarnya dari gang sebelah. 

"Kirain mamah mau ambil HP, ternyata bukan," ujar Nendra di kediamannya, Selasa, 23 Agustus 2022.

Anggi, orangtua korban menjelaskan, saat kejadian itu ia tengah mandi di rumah. Sebelumnya ia telah memperingatkan Nendra untuk tidak membawa ponsel ketika bermain di luar, karena di sekitar daerah itu memang rawan kejadian serupa.

"Saya sempat bertanya ke tetangga soal HP anak saya yang diambil, tapi katanya tidak lihat. Kemudian saya langsung menghubungi tetangga saya untuk minta rekaman CCTV-nya, kebetulan dia yang punya," kata Anggi.

Menurut pengakuan anaknya, pelaku berjumlah dua orang berboncengan dengan sepeda motor.  Mereka mulai mendekat dari gang depan kearah CCTV.

Lalu, pelaku yang dibonceng turun dari motor dan mondar mandir untuk memastikan keadaan. Setelah itu, dia mundur untuk mendekati Nendra, kemudian mengambil ponsel dari tangannya secara paksa dan langsung melarikan diri.

Anggi mengaku tak asing dengan pelaku yang mengemudikan sepeda motor, karena sudah sering melihatnya berkeliaran di sekitar daerah tersebut.

"Saya sudah melaporkannya ke Polsek Karawaci dengan memberikan bukti CCTV," jelasnya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill