Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Seorang santri dikabarkan tewas usai dikeroyok 12 santri lainnya di salah satu pondok pesantren (ponpes), Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu, 27 Agustus 2022.
Padahal, kasus tewasnya seorang santri di ponpes Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, yang terjadi pada Minggu, 7 Agustus 2022, belum genap sebulan.
Adapun kasus tewasnya santri di Cipondoh sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota.
Menurut Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, seorang santri tersebut dilarikan ke RS Sari Asih Cipondoh setelah dikeroyok 12 teman santri lainnya.
Namun, kata Kapolres, korban dinyatakan meninggal di rumah sakit.
"Korban pada saat di RS Sari Asih Cipondoh terlihat tanda lebam di muka, kepala, dan dada serta keluar darah di hidung dan buih di mulut korban," ungkapnya.
Adapun jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan autopsi.
"Untuk memastikan penyebab kematian, saat ini sedang dilakukan autopsi terhadap korban," jelasnya.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGDinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengerahkan sebanyak 230 tenaga kesehatan (nakes) untuk memeriksa kesehatan dan vaksinasi 2.090 calon jamaah haji sebelum diberangkatkan menuju tanah suci, pada Minggu 26 April 2026 mendatang.
Mendukung kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan pemerintah di wilayah Jabotabek, Telkomsel menghadirkan beragam solusi konektivitas digital yang andal dan terjangkau.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews