Connect With Us

Masyarakat Tangerang Panik, Ternyata Pertalite Belum Naik

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 1 September 2022 | 08:25

Antrean panjang kendaraan di SPBU Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, jelang Kenaikan harga BBM, Rabu 31 Agustus 2022, malam. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com-Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar menimbulkan kepanikan masyarakat.

Masyarakat di Tangerang panik dengan beramai-ramai mendatangi SPBU untuk mengisi tangki bahan bakar kendaraannya sebelum harganya naik.

Terpantau sejumlah SPBU salah satunya di SPBU Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, antrean pengendara roda dua dan empat sangat mengular, bahkan hingga ke jalan raya, Rabu, 31 Agustus 2022, malam.

Kepanikan pembelian BBM semalam tersebut lantaran publik memperkirakan kenaikan harga BBM jenis Pertalite dan Solar subsidi akan terjadi pada hari ini, Kamis 1 September 2022.

Namun, ternyata hingga berita ini diterbitkan pukul 08.25 WIB, harga BBM jenis Pertalite dan Solar belum naik. Adapun harga Pertalite masih dijual Rp 7.650 per liter, sedangkan Solar Rp 5.150 per liter. 

Drama harga BBM pun masih berlanjut, dan belum tuntas.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Senin, 5 Januari 2026 | 11:12

Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill