Connect With Us

Sosok Buaya Putih dan Ular Mustika di Balik Keindahan Wisata Situ Cipondoh Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 22 September 2022 | 16:09

Sejumlah bebek terapung di Kawasan Situ Cipondoh yang berlokasi di Jalan KH Hasyim Ashari, Cipondoh, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Hilda Ulya)

TANGERANGNEWS.com-Situ Cipondoh merupakan salah satu destinasi wisata andalan warga Tangerang. Tetapi dibalik keindahan tampak luarnya, ternyata situ seluas kurang lebih kurang 170 hektare menyimpan begitu banyak misteri.

Bagi warga Tangerang, keberadaan makhluk halus berupa sosok buaya putih dan ular bermustika sudah menjadi cerita urban yang melegenda. Tidak ada yang tahu secara pasti kebenaran cerita tersebut.

Namun, beberapa peristiwa kerap dikait-kaitkan dengan kedua sosok penunggu Situ Cipondoh, seperti ketika penemuan mayat wanita pada 2021 lalu. Kabarnya, kedua makhluk tersebut akan menampakkan diri jika ada perilaku yang tidak pantas di kawasan Situ.

Kabid Kebudayaan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Sumangku Getar mengatakan, Cipondoh berasal dari dialek pondokan. Maknanya ada kehidupan di area tersebut sehingga air pondokan ini pun muncul.

“Bahwa Cipondoh ini punya nilai sejarah, saya pikir bisa jadi catatan tentang perjalanan kota ini,” ujarnya, seperti dikutip dari kanal Youtube Trans7 Lifestyle, Kamis, 22 September 2022.

Selain keberadaan sosok makhluk penjaga, terdapat misteri lain yakni makam keramat yang tak jauh dari lokasi Situ Cipondoh. Tepatnya berada di Desa Cipete, Kecamatan Pinang dengan jarak tempuh lima menit lewat jalur air menggunakan perahu dan 15 menit lewat jalur darat dengan kendaraan bermotor.

Makam keramat tersebut sudah berada sejak lama di area sekitar Situ Cipondoh. Warga percaya makan tersebut merupakan orang pertama yang mendiami kawasan Situ Cipondoh.

Kekeramatannya dipercaya warga sebab makam tersebut tidak bisa dipindahkan meski telah berkali-kali dicoba. Kabarnya, pada masa awal makam itu ditemukan, pernah ada orang yang sengaja ingin membangun rumah di sekitar kawasan tersebut. Tetapi belum sempat rumah dibangun, justru si pemilik rumah mendadak jatuh sakit dan meninggal.

Rumor-rumor miring mengenai keberadaan makam keramat Situ Cipondoh makin mencuat di kalangan warga sekitar, sempat dalam satu kesempatan makam tersebut akan dipindahkan ke tempat yang baru. Namun, percobaan tersebut selalu gagal dan menemui titik buntu hingga kini. 

Sampai sekarang makam keramat Situ Cipondoh masih menyimpan misteri tentang cerita asli dan siapa sebenarnya sosok yang dimakamkan di tempat tersebut.

Sementara itu keberadaan dari Situ Cipondoh sebenarnya awalnya adalah bendungan yang dibuat oleh pemerintah pada zaman kolonial Belanda sekitar 1930-an.

'Situ Cipondoh awalnya difungsikan sebagai cadangan penyimpanan air ketika kemarau dan untuk kebutuhan irigasi persawahan. Namun, ada pendapat lain yang mengatakan Situ Cipondoh sudah ada jauh sebelum datangnya era kolonialisme sebagai fenomena alam yang alami. 

Situ sedalam 4 meter ini mampu menampung air sebanyak 4 juta meter kubik, keberadaanya sangat penting sebagai penampung air agar kawasan di sekitarnya, seperti perumahan Cipondoh dan Batuceper tidak sering terkena banjir.

Meski menyimpan misteri, keberadaan Situ Cipondoh digunakan sebagai obyek wisata yang banyak memberikan manfaat bagi warga sekitar, salah satu tujuan bagi para wisatawan dengan keunggulannya sebagai tempat wisata murah. Situ Cipondoh juga merupakan spot yang menarik bagi para pemancing.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

BANDARA
Siap-Siap! Puncak Arus Balik di Bandara Soetta 28 Maret, Penumpang Diproyeksi Capai 198 Ribu

Siap-Siap! Puncak Arus Balik di Bandara Soetta 28 Maret, Penumpang Diproyeksi Capai 198 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 22:50

Setelah melayani lonjakan penumpang pada puncak arus mudik, Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya.

TANGSEL
PMI Tangsel Catat 12 Luka dan 1 Meninggal Kecelakaan Selama Arus Mudik, Dipicu Kelelahan

PMI Tangsel Catat 12 Luka dan 1 Meninggal Kecelakaan Selama Arus Mudik, Dipicu Kelelahan

Selasa, 24 Maret 2026 | 22:37

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melaporkan data terkini terkait insiden kecelakaan selama periode arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill