Connect With Us

Filosofi Dibalik Kemegahan Masjid Raya Al-Azhom Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 23 September 2022 | 16:23

Masjid Raya Al-Azhom Kota Tangerang (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Masjid kebanggaan Kota Tangerang ini berdiri megah di Jalan Satria Sudirman, dekat Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Masjid ini memiliki arsitektur unik dan memiliki ciri khas lima kubah besar serta empat menara tinggi menjulang.

Dilansir dari Bisnisbanten.com, bangunan masjid ini memiliki makna filosofis. Bila dilihat sekilas masjid ini akan terlihat seperti benteng, hal ini berkaitan dengan kota Tangerang yang dijuluki sebagai kota benteng.

Konstruksi bagian atas masjid ini di dalamnya terdapat banyak lubang di tengah layaknya tempat meriam dalam sebuah benteng.

Makna salat lima waktu dan rukun Islam juga terdapat dalam konstruksi bangunan ini, hal itu dilambangkan dengan kubah bertumpuk lima berukuran 63 diameter.

Kubah utamanya yang berada di tengah, lalu ditopang dengan empat kubah lain berbentuk setengah lingkaran, sehingga cukup kuat menopang kubah utama. Ini menjadi salah satu keunikannya karena tidak memiliki tiang penyangga.

Kemudian di dalam kubah tersebut bertuliskan kaligrafi ayat-ayat Alquran, yakni pada sisi Kubah Barat bertuliskan Surat An Nur ayat 35, Al Baqarah ayat 255, dan Al Baqarah ayat 284-285.

Kubah Selatan bertuliskan Surat At Taubah ayat 105, An Nahl ayat 97, Ali Imron ayat 112, An Nisa ayat 32, dan Al An’am ayat 132-133. Kubah Timur bertuliskan Surat Al Bayinah ayat 5, dan Ar Rum ayat 30-33. Kubah Utara bertuliskan Surat Al Anbiya ayat 107, Al Fath ayat 29 dan Lukman ayat 17-18.

Ayat-ayat tersebut disusun secara tiga baris. Selain ayat Alquran pada baris keempat diisi dengan asmaul husna.

Makna filosofis lain terdapat pada empat tower setinggi 55 meter di sisi masjid yang bermakna ajaran Islam yaitu akidah, akhlak, syariah dan ibadah.

Kemegahan arsitektur masjid ini merupakan buah tangan dari Ir H Slamet Wirasonjaya, guru besar jurusan arsitektur ITB dengan dana pembangunan yang berasal dari Pemkot Tangerang dan sumbangan dari masyarakat. Hasilnya menghabiskan biaya sebanyak Rp28 miliar.

Saat ini, Masjid Al-Azhom menjadi ikon wisata religi kota Tangerang. Selain itu bagi warga Tangerang, Masjid Al-Azhom dijadikan sebagai sarana pusat kegiatan Keislaman seperti pengajian dari sejumlah majelis taklim, kultum setelah salat fardu, kajian Alquran.

Seringkali juga diadakan festival Keislaman setiap tahun walaupun sempat vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

NASIONAL
Said Iqbal Masuk Lingkar Istana, Pengamat: Ada Potensi Redam Mobilisasi Massa Buruh

Said Iqbal Masuk Lingkar Istana, Pengamat: Ada Potensi Redam Mobilisasi Massa Buruh

Kamis, 11 Juni 2026 | 18:17

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill