Connect With Us

Festival Al Azhom 2022 Ditutup, Bazar Kuliner dan UMKM Capai Omzet hingga Rp2,5 Miliar

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 5 Oktober 2022 | 20:26

UMKM kuliner Dim Sum Aisyah di Festival Al-Azhom Kota Tangerang. (@TangerangNews / Website tangerangkota.go.id)

TANGERANGNEWS.com-Rangkaian acara Festival Al Azhom ke-9 yang digelar selama 13 hari resmi ditutup, Rabu, 5 Oktober 2022.

Digelarnya festival tersebut membuat pelaku UMKM untung. Omzet penjualan pelaku UMKM dalam festival itu mencapai Rp2,5 miliar.

“Alhamdulillah setelah 2 tahun vakum, penyelenggaraan kali ini bisa berjalan lancar dan sukses,” ujar Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin.

Penyelenggaraan festival yang berlangsung sejak 23 September 2022 ini menghadirkan ragam rangkaian acara.

Di antaranya jalan sehat sarungan, pameran artefak Rasulullah SAW, lomba islami, pameran kaligrafi, bazar kuliner dan UMKM.

Masyarakat sangat antusias mengunjung festival tersebut. Bahkan hingga hari terakhir, diperkirakan jumlah pengunjung Festival Al Azhom berjumlah 50 ribu orang.

“Ini jadi salah satu magnet baru bagi masyarakat. Semoga tahun selanjutnya kita bisa memberikan yang lebih baik lagi, khususnya menjadi wahana syiar islam yang menarik, mendidik dan bermanfaat,” pungkas Sachrudin. 

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill