Connect With Us

Wali Kota Tangsel Berharap Tim Gabungan Independen Bisa Ungkap Tragedi Kanjuruhan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 6 Oktober 2022 | 15:38

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie usai doa bersama lintas agama bagi korban tragedi Kanjuruhan di Lapangan Cilenggang, Serpong, Kamis 6 Oktober 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Menurutnya, ini tragedi kemanusiaan yang sangat memilukan karena menewaskan ratusan orang.

"Atas nama Pemerintah Kota Tangsel dan pemeluk agama yang diwakili oleh para tokoh agama turut prihatin atas kejadian di Kanjuruhan yang menewaskan kurang lebih 174 orang," kata Benyamin, saat doa bersama unsur Forkopimda bagi para korban, di Lapangan Cilenggang, Serpong, Kamis 6 Oktober 2022.

Kejadian tersebut harus menjadi yang terakhir. Ia juga berharap kepada seluruh penyidik baik dari Kepolisian maupun Tim Gabungan Independen mampu menyelesaikan tugasnya sesuai dengan aturan dalam mencari fakta tragedi Kanjuruhan.

"Tentu kita semua berharap, kejadian ini tidak terulang kembali. Baik di Tangerang Selatan, maupun di daerah mana pun di muka bumi. Baik kegiatan olahraga atau dalam kegiatan-kegiatan lainnya," tambah Benyamin.

Untuk itu, Benyamin juga menyampaikan bahwa kejadian Kanjuruhan harus menjadi pelajaran bagi semua. Ini jadi momentum untuk evaluasi agar pelaksanaan penyelenggaraan olahraga bisa berjalan dengan baik dan aman.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar para korban tragedi Kanjuruhan diterima di sisi Allah, dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabarannya.

Untuk diketahui, doa bersama lintas agama ini dipimpin oleh para pemuka agama di Kota Tangsel mulai dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu.

Turut hadir ketua DPRD Tangsel Abdul Rasyid, Kajari Tangsel Silpia Rosalina, Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu, Kepala BNN Tangsel AKBP Renny Puspita, dan perwakilan dari Dandim 05/06 TGR, serta para pejabat di lingkup OPD Tangsel.

KAB. TANGERANG
15 Sekolah di Kabupaten Tangerang Belajar Daring Gegara Terendam Banjir

15 Sekolah di Kabupaten Tangerang Belajar Daring Gegara Terendam Banjir

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:37

Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 15 sekolah jenjang SD dan SMP harus mengalihkan pembelajaran secara daring (dalam jaringan) akibat terdampak banjir.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TANGSEL
Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:14

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan berbagai upaya untuk mengatasi krisis sampah di wilayah tersebut. Kali ini dengan memanfaatkan metode Teba Komposter, sebagai solusi pengelolaan sampah organik berbasis lingkungan.

KOTA TANGERANG
Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:17

Warga Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang merasa resah adanya dugaan aktivitas pesta minuman keras (miras) dan praktik prostitusi di lingkungan mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill