Kantor PLN Serpong Diserbu Komunitas Motor Listrik, Tujuannya Isi Daya Sebelum Touring
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:15
Halaman kantor PT PLN (Persero) UP3 Serpong mendadak dipenuhi motor listrik milik komunitas ALVA sebelum memulai perjalanan touring.
TANGERANGNEWS.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang memberikan pelatihan terkait klinik keperawatan gawat darurat dan manajemen bencana kepada mahasiswa Politeknik kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Banten, Jumat, 7 Oktober 2022.
Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah mengatakan, kegiatan tersebut dibagi menjadi dua kloter dengan jumlah peserta 88 orang, dimulai pada 3 Oktober 2022, di Kampus Poltekkes Kemenkes Banten.
Pihaknya memberikan materi tentang tanggap darurat bencana yang di dalamnya terdapat assesment, evakuasi, vertical rescue, water rescue, hunian atau selter, pemadaman dan triage.
"Peserta melakukan practical skill yang di mana peserta dibagi menjadi beberapa tim, yang kemudian diberikan kasus bencana dalam suatu bencana," ujarnya.
Peserta juga diminta untuk siap dalam menghadapi bencana dan dapat berkoordinasi dalam tim relawan yang telah dibentuk.
"Saya berharap setelah materi yang disampaikan menjadi bahan untuk dipraktekan mahasiswa sehingga mereka siap dimobilisasi saat terjadinya bencana," kata Oman.
Lia Amelia, mahasiswi Poltekes Banten mengatakan, kegiatan itu memberikan pengalaman baru buat dirinya. Sebab, melalui kegiatan kedaruratan ini, ia bisa mengetahui cara melakukan penanganan jika terjadinya bencana.
Halaman kantor PT PLN (Persero) UP3 Serpong mendadak dipenuhi motor listrik milik komunitas ALVA sebelum memulai perjalanan touring.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
Aksi pengendara motor yang sengaja menutup pelat nomor untuk menghindari tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mulai jadi perhatian serius Kepolisian Negara Republik Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews