Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com–Bazar murah keliling di 13 kecamatan se-Kota Tangerang yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (DisperindagkopUKM) Kota Tangerang di 13 kecamatan se-Kota Tangerang telah berakhir.
Penutupan bazar murah yang berlangsung selama satu bulan tersebut dilaksanakan di GOR Dimyati, Kecamatan Tangerang, Rabu, 12 Oktober 2022.
Bazar yang menyediakan sejumlah bahan pokok ini disebut dapat menekan angka inflasi di Kota Tangerang.
"Terkait dengan bazar yang kita gelar ini cukup membantu masyarakat dan menekan angka inflasi," ujar Shandy Sulaeman, Kepala Bidang Perdagangan DisperindagkopUKM Kota Tangerang.
Menurut dia, adanya bazar murah ini membantu menstabilkan harga komoditi yang terdampak dari kenaikan harga BBM.
Selama digelar sebulan di 13 kecamatan, pendapatan ritel mencapai Rp280 juta.
"Meskipun harganya di bawah dari pasaran, tetapi barang komoditas yang dijual tetap berkualitas," katanya.
Sementara itu, Suherti, warga Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, mengharapkan bazar murah ini tetap digelar dalam rangka membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok.
"Saya belanja kebutuhan pokok. Karena di sini harganya lebih murah. Dan berharap ada lagi bazarnya," pungkasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tengah mengumpulkan bantuan kemanusiaan untuk dikirimkan kepada warga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
Pemerintah merancang anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut lebih tinggi dibandingkan outlook TKD 2026 yang tercatat Rp696,9 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews