Connect With Us

Didorong Berkembang, Musisi Kota Tangerang Sebut Tidak Bagus Jika Difasilitasi Pemerintah

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 18 Oktober 2022 | 22:07

Musisi Edi Bonetski. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Komisi II DPRD Kota Tangerang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk memfasilitasi para musisi lokal yang ada di Kota Tangerang, agar bisa berkembang dan menasional. Musisi Edi Bonetski justru menganggap bahwa tidak bagus jika pelaku seni musik difasilitasi.

"Disuapin (difasilitasi) enggak bagus," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa, 18 Oktober 2022.

Mantan musisi Serdadoe band ini menuturkan, pemerintah daerah tidak perlu memberikan wadah atau panggung bagi pelaku seni musik lokal. Ia menyebut, biarkan saja musisi lokal bergerak dan berkarya dengan sendirinya.

"Enggak usah pemerintah fasilitasi. Musisi bergerak. Pemerintah kalau perlu cuma ngasih tahu saja," jelasnya.

Edi juga menyampaikan, tidak perlu cemburu dengan daerah-daerah besar seperti Bandung, Surabaya, Yogyakarta yang dikenal sebagai kota musisi atau seniman.

Baca juga: DPRD Dorong Pemkot Tangerang Fasilitasi Musisi Lokal Biar Menasional

"Jangan pengin genit kayak kota-kota lain. Kita buat yang lebih dekat saja dulu. Misalnya di Pasar Lama ada panggung gunakan. Di Ciledug ada panggung gunakan. Terus kalau pemerintah lihat, ya cukup bantu seperti sound-nya," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Riyanto mengatakan, selama ini para musisi lokal berjuang sendiri dalam berkarya tanpa adanya wadah dan fasilitas yang memadai untuk mengembangkan bakat mereka.

"Kalau saya lihat sejauh ini memang tidak ada wadah bagi para musisi lokal untuk mengembangkan kreatifitas dan karya mereka," katanya, Selasa, 11 Oktober 2022.

Menurut politisi PPP tersebut, Pemkot Tangerang seyogyanya bisa melihat potensi dari bidang seni musik. Terlebih, Kota Tangerang tak kekurangan talenta seniman musik. 

"Karena tidak adanya ruang atau wadah, sehingga mereka ini seperti liar, jalan sendiri-sendiri tanpa ada yang mengarahkan. Padahal dari musik ini kan juga bisa membawa harum nama daerah. Karena musik ini kan menghibur," ucapnya. 

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

KOTA TANGERANG
Gegara Sebabkan Antrean Panjang, Boom Gate Parkir Digital Stadion Benteng Reborn Bakal Ditambah

Gegara Sebabkan Antrean Panjang, Boom Gate Parkir Digital Stadion Benteng Reborn Bakal Ditambah

Rabu, 5 Agustus 2026 | 19:56

PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG) mengevaluasi sistem parkir digital di kawasan Stadion Benteng Reborn setelah muncul antrean panjang kendaraan pada akhir pekan lalu.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill