Connect With Us

Pemuda Tangerang Ini Perkenalkan Yoga Asana Hingga Juara di Fornas

Nur Fitriani | Minggu, 30 Oktober 2022 | 10:17

Arkan Fauzan Riyanto, salah satu pemuda berprestasi asal Kota Tangerang yang meraih medali emas dan perunggu di ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) 2021, lewat Yoga Asana. (@TangerangNews / Nur Fitriani)

TANGERANGNEWS.com-Arkan Fauzan Riyanto, salah satu pemuda berprestasi asal Kota Tangerang yang memperkenalkan olahraga Yoga Asana, bahkan berhasil meraih juara di Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) pada tahun 2021.

Pria kelahiran 2001 ini, aktif dengan kesibukannya menjadi mahasiswa Universitas Negeri Jakarta serta mengajar Yoga Asana di salah satu sekolah. Ia juga menjadi asisten Teacher Training School dan mengajar di komunitas Jabodetabek dan Bali.

Untuk diketahui, Asana berasal dari bahasa Sanskerta yang artinya tempat duduk, kursi, tahta. Dalam KBBI berarti sikap kaki yg berbeda-beda menurut dewa yang diwujudkan.

Arkan menjelaskan Yoga Asana resmi diperlombakan di Indonesia saat Fornas VI Sumsel, pada 1-7 Juli 2022 lalu. Yang dinilai dari olahraga ini adalah gerakan posturnya. 

Yoga Asana ini lebih fokus ke sikap badan yang nyaman. Selain itu, melatih kekuatan, fleksibilitas, juga dapat mengatur keseimbangan antara tubuh dan pikiran.

"Salah satu contoh gerakan yang diperlombakan kemarin itu Warrior 3. Harus sejajar bokong, pinggul, aktif paha dan kaki berdiri kuat, punggung lurus," jelasnya, Minggu 30 Oktober 2022.

Dari kompetisi itu, ia meraih medali emas kategori master class dan perunggu kategori single. Ini adalah prestasi yang diukir Arkan untuk pertama kalinya.

Arkan sudah berlatih olahraga Yoga Asana sejak kecil. Sempat terhenti beberapa tahun, lalu ia mulai latihan lagi pada tahun 2017 hingga sekarang.

Rencananya tahun 2023, Arkan akan mengikuti lomba Yoga Asana yang digelar di Bandung, Jawa Barat. Manfaat olahraga ini untuk melatih pikiran dan sistem organ tubuh.

Yang terpenting di dalam latihan ini adalah saat ada di salah satu pose, di mana tubuh harus kuat menahan posisi tersebut.

Arkan menjelaskan, yang baru memulai olahraga ini rata-rata dari usia 25 tahun ke atas, dengan latihan yang fokus pada suatu posisi tubuh yang benar.

"Ketika latihan, mental kita juga dilatih. Apakah kita kuat menahan Asana itu atau tidak," katanya.

Menurutnya, untuk yang ingin berlatih olahraga yoga dengan tujuan menjaga kesehatan tanpa harus ke studio, dapat dilakukan di rumah, lapangan juga tanpa alat bantu.

Harapan Arkan dengan adanya perlombaan ini, supaya anak-anak muda Indonesia untuk lebih mengenal olahraga yoga.

"Yoga lebih dari sekedar latihan fisik. Sekarang, yoga menjadi induk organisasi di bawah Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI)," tambah Arkan.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Dulu Rusak dan Kebanjiran, Akses Jalan Industri di Jatiuwung Kini Mulus Dibeton Pemprov Banten

Dulu Rusak dan Kebanjiran, Akses Jalan Industri di Jatiuwung Kini Mulus Dibeton Pemprov Banten

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:21

Warga Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang kini dapat bernapas lega. Jalan Kopi yang selama bertahun-tahun rusak, kini telah berubah menjadi jalan beton yang kokoh.

BANDARA
Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:38

Sinergi antara Bea Cukai dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill