Connect With Us

Pemkot Tangerang Terus Salurkan Bantuan Permakanan Bagi Warga Terdampak Banjir

Advertorial | Selasa, 15 November 2022 | 16:32

Pemkot Tangerang menyalurkan bantuan permakanan kepada korban banjir, Selasa 15 November 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemkot Tangerang melalui sejumlah OPD terkait terus bergerak cepat melakukan penanganan dan membantu masyarakat yang terdampak banjir. Tak terkecuali Dinas Sosial (Dinsos) yang hingga kini terus mendistribusikan bantuan permakanan bagi warga terdampak. 

Diketahui, Dinsos telah membuka dapur umum di wilayah Kecamatan Periuk. Tercatat hingga saat ini lebih dari 750 nasi bungkus telah didistribusikan. Tak terkecuali bantuan permakanan dari Kecamatan, Kelurahan dan uluran bantuan masyarakat yang hingga kini terus berlangsung. 

"Wilayah yang tersalurkan oleh Dinsos diantaranya wilayah Jatake, Gandasari, Jatiuwung, Periuk, Bulakan dan Sangiang Jaya. Fokus cukup banyak di wilayah Jatiuwung dan Periuk, sebagai lokasi paling banyak terdampak," ungkap Mulyani, Selasa 14 November 2022. 

Adapun jumlah pendistribusian bantuan permakanan masih akan terus bertambah. Pasalnya, saat ini dapur umum Kecamatan Periuk masih aktif, bantuan sayur mayur siap olah pun masih berdatangan. Untuk persiapan makan siang, Dinsos menyiapkan sekitar 1.385 nasi bungkus. 

"Melihat banjir masih ada di beberapa lokasi. Jumlah ini masih akan terus bertambah. Apalagi sebentar lagi, petugas akan kembali mendustribusikan bantuan makan siang. Semoga langkah ini bisa sedikit membantu masyarakat yang terdampak," katanya. 

Sementara itu, di wilayah Kecamatan Cibodas, pihak kecamatan telah mendistribusikan sekitar 350 nasi bungkus sejak malam. Dijelaskan Camat Cibodas Buceu Gartina, wilayahnya juga sudah menerima 250 nasi bungkus dari Dinsos pagi tadi. 

Wilayah yang didistribusikan diantaranya RW 16, RW 05, RW 04 dan RW 08 di Uwung Jaya.

"Pendistribusian dilakukan secara door to door dan langsung ke posko-posko. Seluruh petugas berupaya memastikan seluruh bantuan permakanan merata ke warga terdampak," jelas Buceu.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill