KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Mayat wanita terbungkus kain seprai ditemukan mengambang di Sungai Cisadane, kawasan Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu 14 Desember 2022, siang.
Jenazah yang identitasnya tidak diketahui itu dipastikan korban pembunuhan karena selain terbungkus kain, kondisi tangannya terikat kebelakang dengan lakban.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho membenarkan peristiwa penemuan mayat yang diperkirakan berusia 49 tahun itu.
"Benar, ditemukan Mrs X. Sementara kami pastikan, korban tewas akibat tindakan kekerasan," katanya.
Kendati demikian dirinya belum dapat merinci secara lengkap terkait identitas mayat Mrs X tersebut. Saat ini jenazah sedang dilakukan autopsi di pemulasaraan RSUD Kab Tangerang.

"Jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan autopsi, perkembangan lebih lanjut nanti akan kami sampaikan," ujarnya.
Baca Juga : Mayat Wanita Terbungkus Seprai di Cisadane Tangerang Punya Tato Kupu-kupu dan Teratai
Adapun mayat pertama kali ditemukan oleh Apri dan Andi, warga sekitar yang sedang mencari ikan menggunakan perahu.
Kemudian saksi melaporkannya ke Polsek Tangerang. Petugas menindak lanjuti langsung dengan mendatangi lokasi bersama Tim Inafis.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGSatuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir resmi dibentuk oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang.
Mayora Group kembali memberangkatkan karyawannya untuk menunaikan ibadah umroh sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas dan dedikasi selama bekerja di perusahaan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews