Connect With Us

Mayat Wanita Terbungkus Seprai di Cisadane Tangerang Punya Tato Kupu-kupu dan Teratai

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 15 Desember 2022 | 02:09

Penemuan mayat wanita terbungkus kain seprai di Sungai Cisadane, Babakan, Kota Tangerang, Rabu 14 Desember 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polisi menemukan petunjuk ciri mayat wanita terbungkus kain seprai yang ditemukan di Sungai Cisadane, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu 14 Desember 2022, siang.

Korban yang belum diketahui identitasnya itu memiliki tato bergambar kupu-kupu dan teratai. 

"Ciri-ciri wanita tersebut di tengkuk belakang bagian leher terdapat tattoo gambar kupu-kupu dan tattoo teratai di dada kiri," ungkap Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.

Baca Juga: Mayat Wanita Terbungkus Seprai Mengambang di Cisadane Tangerang, Polisi: Korban Pembunuhan

Polisi juga memastikan korban yang diperkirakan berusia 49 tahun ini merupakan korban pembunuhan, karena selain terbungkus kain, kondisi tangannya terikat kebelakang dengan lakban.

"Benar, ditemukan Mrs X. Sementara kami pastikan, korban tewas akibat tindakan kekerasan," kata Zain.

Selain dari petunjuk tersebut, Zain belum dapat merinci lebih jauh terkait identitas korban. Pihaknya masih menunggu hasil autopsi di pemulasaraan RSUD Kab Tangerang.

"Jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan autopsi, perkembangan lebih lanjut nanti akan kami sampaikan," ujarnya.

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill