Connect With Us

Onde-onde Cina Diajukan Jadi Warisan Budaya Tak Benda Kota Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Senin, 26 Desember 2022 | 12:18

Ilustrasi Onde-onde Cina Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang akan mengajukan Onde-onde Cina menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) kota tersebut. Pengajuan ini dilakukan setelah karya budaya seperti Silat Beksi, Gambang Kromong, dan Bakcang resmi ditetapkan sebagai WBTB sebelumnya.

Onde-onde Cina ini merupakan satu dari empat karya budaya yang akan diajukan ke Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Ada juga Musik Kerinding, Tahlil atau Selamatan, dan Tradisi Keramas Jelang Ramadan.

Saat ini, Disbudpar tengah menyiapkan langkah-langkah untuk mendukung pengajuan karya budaya tersebut agar menjadi warisan budaya dari Kota Tangerang.

“Masih ada yang bisa digali dari warisan budaya tak benda di kota tercinta kita, di antaranya yang sedang kita amati, seperti Musik Kerinding, Tahlil atau Selamatan, Tradisi Keramas Jelang Ramadan, dan Onde-onde Cina,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Budaya Disbudpar Kota Tangerang Sumangku Getar, seperti dikutip dari banpos.co, Senin 26 Desember 2022.'

Sumangku menuturkan, sudah sepatutnya budaya tersebut diselamatkan sehingga memerlukan kerjasama dan dukungan dari seluruh stakeholder yang ada.

“Saya tidak merasa sukses dalam pembinaan, sebab kalau ada rasa itu muncul kepuasan dan akhirnya selesai. Karena itu, kita menganggap bahwa itu bagian dari kepatutan dan kesadaran,” katanya.

Menurutnya, WBTB yang sebelumnya sudah terlebih dahulu ditetapkan dapat menjadi inovasi atau gagasan dari setiap komunitas. Pihak pemerintah pun akan terus berupaya untuk melakukan pengawalan dan pemakmuran.

"Dengan beragamnya budaya yang dimiliki Kota Tangerang dapat mendongkrak nilai wisata sekaligus bisa berdampak pada perekonomian masyarakat," tambahnya.

Saat ini, pihaknya terus menggali potensi warisan budaya yang ada di Kota Tangerang, yang dinilai tidak kalah dengan daerah lain. Ia berharap hal ini bisa menjadi kebaikan bagi bangsa Indonesia.

Sebagai informasi ketiga budaya asal Tangerang yakni Silat Beksi, Kesenian Gambang Kromong, dan Bakcang ditetapkan menjadi WBTB oleh Direktorat Perlindungan Kebudayaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, pada 30 September 2022, lalu.

Gambang Kromong merupakan sejenis alat musik dari bagian perjalanan Kota dan para leluhur terdahulu.

Lalu, Beksi adalah salah satu seni tradisi beladiri di wilayah Tangerang sekitar Batuceper, Benda, Karang Tengah, Larangan, Cipondoh, hampir di wilayah barat Kota Tangerang.

Adapun Bakcang merupakan tradisi dalam sebuah upacara adat atau perayaan. Biasanya, digunakan oleh etnis Tionghoa.

BANDARA
Hari ini Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Diprediksi Capai 243 Ribu

Hari ini Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Diprediksi Capai 243 Ribu

Jumat, 28 Maret 2025 | 17:59

Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.

PROPERTI
Sumarecon Serpong Catat Penjualan Ruko Premium Capai Rp300 Miliar

Sumarecon Serpong Catat Penjualan Ruko Premium Capai Rp300 Miliar

Rabu, 26 Maret 2025 | 19:59

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) berhasil mencatat penjualan yang sangat baik melalui produk komersial City Hub Commercial, “The Next Level” Workplace dan Commercial Space dari unit bisnis Summarecon Serpong.

WISATA
Nikmati Kuliner Ramadan dengan Staycation di Aryaduta Lippo Village

Nikmati Kuliner Ramadan dengan Staycation di Aryaduta Lippo Village

Selasa, 25 Februari 2025 | 10:06

Menyambut bulan suci Ramadan, Aryaduta Lippo Village menghadirkan promo spesial bertajuk Blissful Ramadan untuk menikmati pengalaman menginap yang nyaman dengan berbagai fasilitas istimewa.

BANTEN
Inspiratif, Pegawai Wanita PLN Ini Rela Tinggalkan Keluarga Demi Jaga Kelistrikan saat Lebaran 

Inspiratif, Pegawai Wanita PLN Ini Rela Tinggalkan Keluarga Demi Jaga Kelistrikan saat Lebaran 

Rabu, 2 April 2025 | 11:14

Di balik cahaya lampu yang menyala di rumah, masjid, dan jalanan saat Hari Raya, ada sosok yang rela meninggalkan kebersamaan dengan keluarga demi menjaga keandalan listrik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill