Connect With Us

Tanggulangi Banjir, Pemkot Tangerang Gencar Bangun Sumur Resapan dan Lubang Biopori

Fahrul Dwi Putra | Senin, 9 Januari 2023 | 17:14

Demo pembuatan Lubang Resapan Biopori oleh Budi Satria Djohar, GM. Massgro PT. Megah Buana Pancarona (Kesatu dari Kiri), Perwakilan Warga (tengah), dan Rusiato, Kepala Lurah Kelurahan Jatake (kesatu dari kanan). (Istimewa / TangeranNews)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang terus menggencarkan pembangunan sumur resapan dan lubang biopori dalam rangka menanggulangi permasalahan banjir dan genangan yang masih kerap terjadi di wilayah permukiman dan jalan raya.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, hingga saat ini Kota Tangerang tercatat telah memiliki 1.600 lubang biopori jumbo serta kolam retensi yang berada di Taman Cipulir dan Cimone Permai.

Tahun ini, pihaknya mewacanakan penambahan 20 sumur resapan dan 50 lubang biopori di sejumlah titik.

"Tolong juga warga ikut membuat sumur resapan di rumah masing-masing, agar dapat membantu meningkatkan daya resap air sehingga genangan dapat diminimalisir," kata Arief.

Pemkot Tangerang tengah berupaya melakukan pembenahan sistem resapan untuk meminimalkan kemungkinan munculnya genangan di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Larangan.

"Jika dirasa masih kurang ya saran saya agar ditambah lagi inlet-nya, agar air yang masuk ke sumur retensi lebih banyak sehingga penyerapan juga bisa lebih besar," katanya.

Sedangkan daerah rawan tergenang di salah satu fasilitas umum di Kelurahan Kreo Selatan, Arief memberikan arahan untuk melakukan pengecekan pada ground tank-nya.

"Coba nanti dicek lagi apakah ground tank-nya berfungsi atau tidak, coba dikeringkan dan diisi air lagi. Pastikan penyerapannya optimal. Kalau masih kurang ya berarti harus dibuatkan tempat penampungan air sementara, supaya air yang antre bisa parkir dulu sebelum diserap," katanya.

Menurutnya, risiko banjir dapat diminimalisir dengan membenahi saluran air dan saluran pembuangan limbah.

"Kalau sudah ada sumur resapan dan retensi, salurannya juga harus di perhatikan. Percuma ada resapan kalau airnya enggak ada jalur buat masuk," katanya.

Ia pun meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar saling berkoordinasi, untuk melakukan normalisasi pada saluran-saluran yang mengalami penyempitan, sehingga sistem drainasenya dapat kembali berjalan lancar.

"Juga perlu membersihkan sampah-sampah yang menjadi penyumbat jalan air juga, karena itu perlu koordinasi juga PU sama DLH," pungkasnya.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

HIBURAN
Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill