Edarkan Ribuan Butir Tramadol dan Eximer Ilegal di Kelapa Dua Tangerang, 3 Orang Diringkus
Senin, 10 Agustus 2026 | 20:09
Jajaran Polsek Kelapa Dua, Polres Tangerang Selatan, membongkar praktik peredaran obat keras daftar G ilegal.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 5 remaja diduga hendak tawuran diamankan polisi saat berkeliaran dengan sepeda motor, Sabtu 18 Februari 2023, pukul 04.00 WIB.
Mereka berinisial RS, 18, MN, 20, B, 17, I, 18, dan RR, 21. Kelima remaja tersebut ditangkap saat melintas di Jalan Baru Karangsari, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
Berawal ketika anggota Polsek Neglasari tengah melaksanakan observasi kewilayahan guna mengantisipasi curat, curas dan curanmor (3C), tawuran serta gangster.
"Tim berpapasan dengan kelompok remaja berboncengan motor, karena curiga anggota berupaya memberhentikan rombongan namun, mereka malah melarikan diri," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.
Setelah dilakukan pengejaran beberapa meter, petugas berhasil mengamankan lima remaja dari rombongan. Selanjutnya dilakukan penggeledahan, tapi tidak ditemukan adanya senjata tajam.
"Lalu dilakukan pemeriksaan terhadap motor dan handphone group mereka, Original Legok Mentality. Diduga mereka hendak melakukan aksi tawuran," ujar Kapolres.
Kini kelima remaja tersebut telah diamankan di Kantor Polsek Neglasari, Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Kita akan melakukan pendataan dan pembinaan termasuk memanggil para orangtua dari masing-masing," tukas Kapolres.
Jajaran Polsek Kelapa Dua, Polres Tangerang Selatan, membongkar praktik peredaran obat keras daftar G ilegal.
TODAY TAGPerhelatan akbar pameran otomotif bertaraf internasional, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, resmi menutup rangkaian penyelenggaraannya pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews