Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Pengalaman tak mengenakkan dialami sejumlah orang tua siswa SDN Karawaci 3 Kota Tangerang lantaran harus membayar biaya study tour meski anaknya tidak ikut.
Study Tour tersebut digelar dalam rangka kelulusan dari siswa-siswi kelas 6 SDN Karawaci 3 Kota Tangerang, menggunakan biaya dari para orang tua atau wali murid sebesar Rp260 ribu.
"Kami enggak mau ikut masalah uang kas dikenakan soalnya ini berperan wali murid bukan kepala sekolah uangnya. Apa kepala sekolah tahu (terkait study tour)?" ujar F, kakak salah satu siswa kepada TangerangNews.com, Selasa, 6 Juni 20230.
F mengaku ekonomi keluarganya saat ini tengah dalam masa sulit. Terlebih pasca kelulusan SD, adiknya akan segera didaftarkan ke jenjang SMP yang tentunya memerlukan biaya.
Namun, keputusan untuk tidak mengikuti study tour tersebut rupanya justru mendapat ancaman bahwa adiknya tidak akan diluluskan dari SD tersebut.
"Saya tidak mau karena faktor ekonomi lagi sulit dan masalahnya ini uang kas sekolah. Kami tidak ikut, (diancam) tidak diluluskan. Selalu keluar biaya padahal ini sekolah negeri bukan swasta," keluhnya.
Menurutnya, beberapa orang tua lain bersikukuh memaksa seluruh siswa harus mengikuti study tour, sementara sebagian lainnya tidak menyetujui adanya rencana kegiatan itu.
"Dari ortu kami menolak ikut, ada sebagian ortu lainnya juga tidak setuju," pungkasnya.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGRumah di Binong Permai, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dibobol maling saat ditinggal penghuninya bepergian ke luar kota.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews