Connect With Us

Polsek Pinang Tangerang Ringkus Pelaku Ganjal ATM, Korban Rugi Rp95 Juta

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 15 Juni 2023 | 10:33

Sejumlah kartu ATM milik korban kasus pencurian modus ganjal ATM di ATM Center Rest Area KM. 14.0, arah Merak-Jakarta, di Kelurahan Kunciran Jaya, Pinang, Kota Tangerang (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Polsek Pinang, Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya, berhasil meringkus  salah seorang pelaku spesialis pencurian dengan modus ganjal ATM. 

Pelaku yang teridentifikasi sebagai AR, 40, berhasil diamankan, sementara seorang rekannya berhasil melarikan diri dan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) saat penyergapan dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, melalui Kapolsek Pinang, Iptu Hendi Setiawan, menjelaskan bahwa peristiwa pencurian dengan pemberatan ini menimpa dua korban, yaitu Bikhom Satun Fatiama, 66, seorang warga Karang Tengah, Kota Tangerang, dan Jumeri, 60, seorang warga Palmerah, Jakarta Barat.

"Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 16 Februari 2023 pukul 18.00 WIB dan 12 Juni 2023 sekitar pukul 02.00 WIB di ATM Center Rest Area KM. 14.0, arah Merak-Jakarta, di Kelurahan Kunciran Jaya, Pinang, Kota Tangerang," kata Hendi dalam keterangan resminya, Kamis 15 Juni 2023.

Modus operandi yang dilakukan oleh pelaku adalah ketika korban mencoba memasukkan kartu ATM-nya ke mesin, terjadi kendala di mana kartu ATM tersebut tidak dapat dimasukkan sepenuhnya dan tidak dapat dicabut.

"Hal itu kemudian menarik perhatian dua orang yang diduga sebagai pelaku, yang kemudian menawarkan diri untuk membantu. Dalam bantuannya, mereka secara tak terduga menukar kartu ATM dengan yang palsu, dan korban terkecoh untuk memasukkan PIN yang biasa digunakan untuk mengakses ATM tersebut," ungkapnya.

Hendi menambahkan bahwa Bikhom Satun Fatiama, 66, korban asal Karang Tengah, Kota Tangerang, mengalami kerugian sebesar Rp 95 juta yang raib dari tabungannya, dengan cara ditransfer ke rekening yang tidak diketahui oleh korban.

"Pelaku berhasil ditangkap oleh tim opsnal Reskrim Pinang yang saat itu sedang melaksanakan Patroli 3 C di kawasan Rest Area KM. 14.0. Anggota menerima laporan dari pihak keamanan mengenai adanya orang yang diduga sebagai pelaku pencurian dengan modus ganjal ATM di lokasi. Salah satu korban adalah Jumeri, 60, yang juga menjadi korban dengan modus yang sama," jelas Kapolsek.

Pelaku berhasil diamankan bersama dengan sejumlah kartu ATM dari berbagai bank serta tusuk gigi yang digunakan sebagai alat untuk mengganjal ATM. 

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Saat ini, kasus ini masih dalam proses pengembangan, termasuk pencarian pelaku yang belum tertangkap serta identifikasi pemilik atm yang ditemukan.

WISATA
Nikmati Kuliner Ramadan dengan Staycation di Aryaduta Lippo Village

Nikmati Kuliner Ramadan dengan Staycation di Aryaduta Lippo Village

Selasa, 25 Februari 2025 | 10:06

Menyambut bulan suci Ramadan, Aryaduta Lippo Village menghadirkan promo spesial bertajuk Blissful Ramadan untuk menikmati pengalaman menginap yang nyaman dengan berbagai fasilitas istimewa.

BANDARA
Hari ini Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Diprediksi Capai 243 Ribu

Hari ini Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Diprediksi Capai 243 Ribu

Jumat, 28 Maret 2025 | 17:59

Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.

TOKOH
HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

Jumat, 28 Februari 2025 | 15:11

Sejak resmi menjadi kota administratif pada 28 Februari 1993 setelah sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang telah menginjak usia ke-32 pada Jumat, 28 Februari 2025.

OPINI
Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Selasa, 18 Maret 2025 | 18:05

Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill