Connect With Us

Ratusan Buruh Jadi Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 18 Juli 2023 | 18:14

Kondisi motor korban yang ditabrak truk tangki bahan kimia di Jalan Raya Serang-Balaraja, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin, 10 April 2023, pagi. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Kabupaten Tangerang pada periode Januari-Juni 2023 mencapai 203 kejadian, dengan korban didominasi buruh atau pekerja.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang AKP Sitta Mardonga Sagala mengatakan, dari 203 kejadian tersebut sebanyak 75 persen korbannya ialah buruh atau pekerja.

"Buruh (jadi korban) karena mayoritas penduduk kebanyakan pekerja pabrik, kemudian sisanya sebesar 25 persen korban itu dari pelajar atau remaja," ucap Sagala, Selasa, 18 Juli 2023.

Sagala menjelaskan, sepanjang periode Januari-Maret ada 90 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak 22 orang. 

Kemudian, pada periode April-Juni sebanyak 113 kasus dengan korban meninggal dunia 25 orang.

"Terhitung sejak Januari 2023 ada 37 kasus kecelakaan, Februari 21 kasus, Maret 32 kasus dengan total triwulan pertama 90 kejadian dengan 22 orang korban meninggal," kata dia.

Sementara pada April, Mei, Juni dengan total 113 kejadian, jumlah kematian hampir sama yaitu 25 orang.

Sagala mengungkapkan, berdasarkan data Satlantas tahun ini, kasus kecelakaan yang dialami remaja atau pelajar itu berada rentang di usia 15-19 tahun. Hampir seluruh kasus yang terjadi, korbannya meninggal dunia.

Salah satu faktor penyebab dari kejadian kecelakaan tersebut yakni masih rendahnya kesadaran pengendara dalam berlalu lintas.

Kendati demikian, hal itu pun menjadi perhatian dan bahan dievaluasi yang diminta.

"Penyebabnya itu rata-rata pengendara kurang konsentrasi, kurang mematuhi aturan lalu lintas," ujarnya.

Pihaknya pun mengimbau dan mengajak kepada para orang tua agar bisa mengawasi, serta tidak memberikan hak anak dalam mengendarai sepeda motor sebelum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang resmi.

"Maka potensi kecelakaan lalu lintas terhadap para pelajar ini sebetulnya bisa diantisipasi. Dengan cara tidak memberikan kendaraan kepada anak, kalau pun tidak ada transportasi ke sekolah, lebih baik diantarkan orang tua," pungkasnya.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

SPORT
Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:49

Turnamen golf di kawasan Gading Serpong kali ini bukan sekadar adu kemampuan di lapangan hijau. Pesertanya berkesempatan membawa pulang hadiah fantastis berupa rumah mewah di Gading Serpong hingga mobil listrik premium Denza D9.

KOTA TANGERANG
Laporkan Pungli SPMB 2026 Kota Tangerang ke Sini

Laporkan Pungli SPMB 2026 Kota Tangerang ke Sini

Jumat, 8 Mei 2026 | 21:12

Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk aktif mengawasi pelaksanaan Pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (Pra-SPMB) Tahun 2026, agar berjalan transparan, bersih dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill