Connect With Us

Mudah, Begini Cara Sewa Bus Wisata Jawara Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Senin, 18 September 2023 | 20:26

Bus Jawara Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Bus jawara merupakan salah satu transportasi berbasis wisata yang cukup digandrungi warga Kota Tangerang.

Transportasi ini kerap dipesan atau booking oleh warga untuk digunakan dalam acara-acara tertentu.

Namun untuk melakukan sewa bus jawara, warga terlebih dahulu membuat surat dan mengirimkannya ke kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang.

Oleh karena itu, Dishub Kota Tangerang meluncurkan fitur Abang Jawara dalam aplikasi Tangerang LIVE agar mempermudah warga untuk melakukan pemesanan bus di mana pun dan kapan pun.

Berikut cara mengajukan sewa bus Jawara melalui aplikasi Tangerang LIVE.

  1. Buka aplikasi Tangerang LIVE
  2. Pilih menu Profil lalu login ke aplikasi Tangerang LIVE
  3. Login dengan NIK yang atau Email yang telah di daftarkan dan terverifikasi
  4. Klik tombol ‘Abang Jawara’
  5. Pilih menu ‘Booking’
  6. Lengkapi form kategori kelompok, nama kelompok, jumlah pengunjung, dan unggah surat permohonan (1 bus maksimal 40 peserta, minimal jumlah penumpang 30 peserta)
  7. Jika data telah lengkap klik tombol ‘Pilih Jadwal’
  8. Tentukan jadwal dan bus peminjaman
  9. Pilih jam dan titik penjemputan, lalu pilih titik pemberhentian (maksimal 4 titik pemberhentian yang dapat di pilih)
  10. Jika data telah lengkap klik tombol ‘Booking’
  11. Kembali ke Beranda
  12. Klik menu ‘Riwayat’
  13. Riwayat pengajuan Anda sedang menunggu verifikasi, untuk melihat status pengajuan Anda silahkan akses menu Riwayat
  14. Masyarakat akan mendapatkan pesan whatsapp jika pengajuannya Diterima atau Ditolak
  15. Pilih salah satu data pengajuan yang telah di Setujui
  16. Klik tombol ‘Tanggal Pengajuan’, lalu klik tombol ‘Kode QR’
  17. Tunjukan ‘Kode QR’ ke Petugas pada saat penjemputan Bus Jawara

Bus Jawara beroperasi setiap hari mulai pukul 15.30 hingga 18.00 WIB dengan empat lokasi pemberhentian, yakni, Taman Elektrik depan Puspem Kota Tangerang, Taman Gajah, Taman Potret dan Jembatan Kaca Cisadane.

Adapun rute perjalanan Bus Jawara ialah Taman Elektrik Puspem, Jalan Veteran, Taman Burung, Kawasan Kuliner Laksa Tangerang, Taman Potret, Taman Gajah tunggal, Kampung Bekelir, Jalan Otista, KS Tubun, Jembatan Berendeng, Taman Pramuka dan berakhir kembali di Taman Elektrik.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

NASIONAL
Gandeng 7 Pengembang, Proyek MRT Fase 2 Kembangan-Balaraja Resmi Dimulai

Gandeng 7 Pengembang, Proyek MRT Fase 2 Kembangan-Balaraja Resmi Dimulai

Rabu, 4 Februari 2026 | 19:48

Kabar gembira bagi para komuter yang setiap hari berkutat dengan kemacetan di perbatasan Banten dan Jakarta. Proyek MRT Lintas Timur–Barat Fase 2 rute Kembangan–Balaraja resmi memasuki babak baru.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill