Belum Ada Temuan Kasus Superflu di Kota Tangerang, Ini Bedanya dengan Flu Biasa
Selasa, 13 Januari 2026 | 11:18
Hingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan kasus virus superflu di wilayah Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut hujan yang mengguyur wilayah Jabodetabek pada Selasa, 19 September 2023, merupakan hasil modifikasi cuaca.
Hal itu disampaikan oleh Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji. Modifikasi tersebut bekerja sama dengan BNPB, BMKG, dan Tim Water Mist Spraying.
"Dua hari terakhir tim water mist spraying di bawah koordinasi BNPB juga melakukan semai awan menggunakan larutan CaCl2," ujar Asnawi dikutip dari medcom.id, Selasa, 19 September 2023.
Asnawi memaparkan, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) telah dilakukan sejak 16 September hingga 17 September dengan menggunakan total larutan CaCl2 sebanyak 1.500 liter di semua awan wilayah Depok dan Tangerang Selatan (Tangsel).
"Tanggal 17 September semua awan di Bogor, Depok, dan Tangsel dengan total larutan CaCl2 sebanyak 1.500 liter," jelasnya.
Sebelumnya, sejumlah wilayah di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan diguyur hujan pada pukul 13.00 WIB selama kurang lebih satu jam.
Guyuran hujan pun sempat membuat beberapa kawasan tergenang air. Salah satunya di Jalan Raya Merdeka Cimone, Kota Tangerang.
Hingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan kasus virus superflu di wilayah Kota Tangerang.
TODAY TAGMusisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi
Persita Tangerang berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dalam laga yang berlangsung di Indomilk Arena, Jumat, 9 Januari 2026, lalu.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews