Connect With Us

Cegah Polusi, Festival Maulid Tangerang Pawai Pakai Obor Elektrik

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 21 September 2023 | 17:15

Ilustrasi pawai obor elektrik (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Gelaran Festival Maulid Kota Tangerang akan dibuka dengan pawai bersama menggunakan obor elektrik pada Rabu, 27 September 2023 mendatang.

Ketua Pelaksana Festival Maulid Muarifin mengatakan, berbeda dari tahun sebelumnya obor elektrik digunakan agar menghindari polusi udara yang melanda wilayah Tangerang.

"Sehingga menjaga kualitas udara yang saat ini tengah menjadi perhatian bersama,” ujarnya Kamis, 22 September 2023.

Kendati demikian, Muarifin menyatakan hal itu tidak mengurangi keseruan dari festival yang sudah berlangsung rutin selama empat tahun tersebut.

"Tak sekadar Pawai Obor Elektrik, ini juga akan diiringi dengan Sholawat On The Road dengan 101 Hadroh. Lebih menariknya lagi, dalam iring-ringan obor dan sholawat juga akan tersaji Kirab Gunungan sebagai tanda berbagi berkah Maulid," jelasnya.

Dikatakan Muarifin, gelaran Festival Maulid Kota Tangerang dapat diikuti tak hanya oleh warga Kota Tangerang, melainkan dari wilayah-wilayah lain pun diperbolehkan.

Terkait keamanan, pihaknya menggandeng Polres Metro Tangerang Kota, TNI, Satpol PP, Dishub dan OPD terkait lainnya untuk menjaga ketertiban dan kelancaran acara.

Ayo kita ramaikan Festival Maulid Kota Tangerang dengan tertib dan suka cita,” pungka Muarifin.

Sebagai informasi, Festival Maulid Kota Tangerang 2023 akan digelar pada 27 September hingga 1 Oktober mendatang, di Masjid Raya Al A-zhom dan sekitaran Taman Elektrik. 

Selain perlombaan dan hadirnya para pendakwah nasional. Pembukaan Festival Maulid Kota Tangerang akan dimulai pada Rabu, 27 September 2023, pukul 19.30 WIB.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Ini Bacaan Doa Mustajab di Malam 27 Rajab Isra Mi'raj 

Ini Bacaan Doa Mustajab di Malam 27 Rajab Isra Mi'raj 

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:36

Di antara amalan yang dianjurkan pada bukan Rajab, khususnya bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj, adalah memperbanyak doa dan munajat kepada Allah SWT.

KOTA TANGERANG
Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Jumat, 16 Januari 2026 | 21:16

Polres Metro Tangerang Kota mengungkap fakta bahwa konsumsi obat-obatan keras jenis Tramadol dan Hexymer kerap dijadikan dorongan nyali bagi para remaja di Tangerang untuk tawuran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill