Hari ini Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Diprediksi Capai 243 Ribu
Jumat, 28 Maret 2025 | 17:59
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
TANGERANGNEWS.com-Suasana mudik Lebaran belum terlihat di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Selasa, 26 Maret 2024. Baru segelintir pemudik yang terlihat menunggu keberangkatan bus tujuan Jawa Tengah.
Namun meski sudah ada pemudik Lebaran, dari segi lonjakan penumpang dibanding tahun lalu terhitung sepi.
Rapik, 48, Agen Bus Dieng Indah Jurusan Wonosobo, mengaku sampai sekarang belum ada pemudik yang memesan bus carter.
Dibandingkan tahun lalu, begitu memasuki minggu pertama Ramadan agen sudah mempersiapkan bus cadangan.
“Ini masih sepi kita berangkatkan bus reguler saja,” kata Rapi.
Harga tiket juga sudah jelas dari harganya biasanya ke Wonosobo harga normal Rp150.000, menjelang mudik jadi Rp360.000 atau ada kenaikan hingga 100%.
"Harga sudah diterapkan di beberapa agen bus malam dan buat kelas ekonomi AC," katanya.
Menurutnya, meski pertengah bulan Ramadan masih sepi pemudik, bisa jadi nanti mulai lonjakan penumpang pada hari H Lebaran.
"Mungkin tahun ini para pemudik belum di beritahu kapan libur panjangnya," imbuh Rapik.
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali menorehkan prestasi dengan menerima penghargaan dalam ajang 14th Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025. Bank ini dinilai berhasil membangun interaksi yang kuat dengan masyarakat
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan daftar mata pelajaran yang akan diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA), yang menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) bagi peserta didik sekolah.
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) membentuk tim khusus (timsus) mitigasi bencana yang terdiri atas berbagai kementerian/lembaga untuk mitigasi bencana, utamanya banjir