Driver Ojol Menangis di Polsek Kelapa Dua, Jadi Korban Penipuan Orderan Fiktif
Rabu, 2 April 2025 | 12:33
Seorang Driver Online menangis saat di kantor Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada dini hari, Selasa 2 April 2025.
TANGERANGNEWS.com-Seorang suami tega memukuli istrinya sendiri hingga babak belur, di Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Kekerasan ini dipicu pelaku cemburu dengan teman korban.
Korban, Sanny Liana, menceritakan kronologis kekerasan yang dialaminya. Awalnya pada pada Minggu, 08 September 2024, sekitar pukul 02.30 WIB, Sanny sedang ngobrol dengan teman laki-lakinya.
Tiba-tiba saja suami korban, FA, datang dan langsung memukul teman korban. Sanny sempat mencoba melerainya, namun justru ia malah jadi sasaran kekerasan oleh suaminya sendiri.
"Saya dipukulin, kepala ditendang, ditonjok hingga sampai babak belur," ujarnya dengan wajah yang masih lebam saat ditemui TangerangNews, Selasa 10 September 2024.
Menurut Sanny, suaminya berani melakukan kekerasan tersebut karena cemburu ia dekat dengan temannya.
Atas kejadian ini, Sanny langsung melaporkan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ke pihak kepolisian dengan no laporan polisi LP/B/365/IX/2024/SPKT/Sekta Ciledug/Polres Metro Tangerang Kota.
Setelah video kekerasan itu viral, pelaku sempat minta maaf dan meminta isrinya agak mencabut laporan.
"Dia memohon supaya laporan dicabut agar tidak ditangkap polisi. Tapi saya tidak mau, dia sudah melakukan pengancaman dan saat ini masih berkeliaran di luar. Saya mau dia ditangkap," imbuhnya.
Seorang Driver Online menangis saat di kantor Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada dini hari, Selasa 2 April 2025.
Cari perusahaan pengembang software kustom terbaik di Indonesia? Temukan rekomendasi terpercaya untuk solusi software yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
Wakil Wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichan melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Islamic Center Baiturrahim, Kecamatan Serpong, Senin 31 Maret 2025.
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) membentuk tim khusus (timsus) mitigasi bencana yang terdiri atas berbagai kementerian/lembaga untuk mitigasi bencana, utamanya banjir