TANGERANGNEWS.com- Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam menepis kabar yang menyebutkan anggaran sebesar Rp39 juta digunakan untuk pembelian baju adat istri anggota DPRD Kota Tangerang dalam perayaan HUT ke-32 Kota Tangerang.
"Yang lagi viral itu, bahwa ada alokasi anggaran Rp39 juta buat seragam isteri dewan, itu bohong gak ada, hoax," ujar Rusdi, Kamis, 13 Februari 2025.
Menurutnya, isu yang beredar luas di media sosial X (sebelumnya Twitter) itu dinilai tidak berdasar dan merupakan informasi yang menyesatkan.
Dijelaskan Rusdi, tidak ada satu rupiah pun dalam APBD yang dialokasikan untuk pembelian seragam bagi istri anggota dewan.
Adapun perihal seragam yang dikenakan istri para anggota dewan untuk perayaan tersebut murni berasal dari dana pribadi dan bukan dari anggaran pemerintah.
"Itu swadaya dari mereka, dan gak semua. Dan kalau di APBD silahkan aja cek anggaranya, ada gak di Sekretariat DPRD buat seragam," bebernya.
Politisi Partai Golkar ini juga membantah jumlah anggaran yang disebutkan dalam utas tersebut. Bahkan, kata Rusdi, anggaran untuk baju adat anggota DPRD sendiri sebetulnya sangat terbatas, sehingga sulit mendapatkan vendor yang bersedia mengerjakannya.
Mengenai unggahan yang beredar di media sosial, pihak DPRD Kota Tangerang sedang mengupayakan klarifikasi kepada akun yang menyebarkan informasi tersebut. Jika nantinya tidak ada tanggapan, langkah hukum bisa menjadi opsi yang akan ditempuh.
"Bisa saja itu ngarang-ngarang ngaku isterinya dewan, ngaku bikin seperti itu. Kan gak mungkin juga bahasanya isteri dewan begitu. Intinya tidak ada anggaran seragam itu, itu hoaks," tutupnya.