Sopir Truk Ekspedisi Bawa Kabur 15 Ton Beras Premium, Ditangkap di Balaraja
Rabu, 26 Februari 2025 | 16:35
Sopir truk ekspedisi berinisial JA yang menggelapkan 15 ton beras premium milik seorang pengusaha asal Palembang.
TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-32 Kota Tangerang, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di enam kecamatan hingga 25 Februari 2025.
Kepala DKP Kota Tangerang Muhdorun mengatakan, GPM yang telah berlangsung di enam lokasi pekan lalu seluruh komoditi selalu habis atau ludes terjual.
"Harga yang ditawarkan memang terjangkau atau di bawah harga pasaran. Mulai dari beras, telur, minyak hingga cabai dan bawang," katanya, Jumat 14 Februari 2025.
Adapun dalam event ini, masyarakat bisa membeli beras premium 5kg dengan harga Rp70 ribu, beras SPHP 5kg Rp57.500, MinyaKita Premium 1 liter Rp17 ribu, tepung 1kg Rp11 ribu atau Paket minyak, beras dan gula Rp91 ribu.
GPM juga tersedia berbagai aneka frozen food dengan harga mulai Rp15 ribuan, ayam Rp33.300 per ekor
“Ayo datang dan manfaatkan Gerakan Pangan Murah ini, untuk memenuhi kebutuhan dapur dengan harga yang terjangkau, terlebih untuk persiapan Ramadan,” serunya.
Jadwal Gerakan Pangan Murah di Kota Tangerang:
-Senin 17 Februari
Pukul 09.00 s/d Selesai
Halaman Kantor Kecamatan Cibodas
-Selasa 18 Februari
Pukul 09.00 s/d Selesai
Halaman Kantor Kecamatan Jatiuwung
-Rabu 19 Februari
Pukul 09.00 s/d Selesai
Halaman Kantor Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci
-Kamis 20 Februari
Pukul 09.00 s/d Selesai
Griya Harmoni Warga, Kelurahan Belendung (Samping SD Belendung), Kecamatan Benda
-Jumat 21 Februari
Pukul 09.00 s/d Selesai
Halaman Kantor Kelurahan Batuceper, Kecamatan Batuceper
-Senin 24 Februari
Pukul 09.00 s/d Selesai
GOR Neglasari, Kecamatan Neglasari
-Selasa 25 Februari
Pukul 09.00 s/d Selesai
Halaman Kantor Kecamatan Periuk
Sopir truk ekspedisi berinisial JA yang menggelapkan 15 ton beras premium milik seorang pengusaha asal Palembang.
Minat masyarakat Indonesia untuk bekerja di luar negeri semakin meningkat, terlihat setelah tren #KaburAjaDulu ramai di media sosial.
Terpilihnya Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) menyebabkan ketidakpastian ekonomi global, sehingga tidak dapat diharapkan untuk mendorong pertumbuhan dalam negeri.
Setelah setahun putus sekolah, Ahmad Zuhdi Nagachi, anak berusia 13 tahun asal Palembang, akhirnya bisa kembali mengenyam pendidikan. Berkat keberaniannya saat meminta bantuan langsung kepada Wapres Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka,